Tanda-tanda alam yang disebut hadis sebagai tanda kiamat sudah dekat terus bermunculan. Air di Sungai Efrat kian menyusut, tanah arab yang gersang berubah subur, sampai peringatan dari Danau Tiberias.
Salah satu tanda-tanda kiamat adalah terjadinya 3 penenggelaman ke bumi. Peristiwa ini berdasar pada hadis Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah hadis yang diriwayatkan dari Hudzaifah bin Asid ra
Ayat-ayat al-Qur'an dan hadis-hadis sahih telah menginformasikan bahwa kiamat sudah dekat. Munculnya sebagian besar tanda-tanda kiamat merupakan bukti bahwa akhir dunia sudah di depan pintu.
Sudah sejak dulu kala banyak orang memprediksi terjadinya kiamat pada tanggal-tanggal tertentu. Bahkan para pakar dan beberapa ulama masa silam, juga membicarakan waktu kapan terjadinya kiamat.
Allah SWT menjawab pertanyaan orang-orang kafir Quraisy bahwa yang mereka nantikan tidak lain kecuali hanya sebuah teriakan atau tiupan yang seketika membinasakan mereka.
Belajar dari deretan ramalan kiamat yang selalu meleset membuat masyarakat sulit memercayai prediksi kapan datangnya hari akhir itu. Kendati demikian, Islam telah menginformasikan tentang tanda-tanda datangnya kiamat.
Fisikawan Universitas Illinois Amerika Serikat, Heinz von Foerster, memprediksi hari akhir itu akan terjadi pada hari Jumat, 13 November 2026. Hadis Nabi juga menyebut kiamat akan terjadi di hari Jumat.
Menurut Ibnu Katsir dalam Dahsyatnya Hari Kiamat, menjelang akhir zaman seluruh Ahli Kitab akan beriman kepada Nabi Isa. Tanda kiamat terbesar adalah terbitnya matahari dari barat, yang menandai tertutupnya pintu tobat dan hijrah bagi umat manusia.
Hari kiamat merupakan peristiwa kehancuran menyeluruh pada bumi dan alam semesta dan semua isinya. Pada hari kiamat, tak ada satupun planet yang tersisa, termasuk bumi.