Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya kewirausahaan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dalam wisuda Universitas Sahid Jakarta, beliau mendorong lulusan untuk tidak hanya mencari kerja, tetapi juga berwirausaha. Target rasio wirausaha 10% diperlukan untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, didukung program UMKM BISA Ekspor.
Skema Mudharabah menawarkan solusi inovatif untuk properti kosong di Indonesia. Sistem bagi hasil 10-20% dari pendapatan memungkinkan UMKM menyewa ruang bisnis dengan lebih terjangkau. Model ini dapat diterapkan pada ruko, perkantoran, hingga fasilitas pendidikan dan kesehatan, menciptakan win-win solution bagi pemilik dan penyewa.
PT Sekar Laut, transformasi sukses UMKM Indonesia, melepas ekspor kerupuk dan sambal senilai Rp7,2 miliar ke AS dan Eropa. Menteri Perdagangan Budi Santoso mengapresiasi inovasi perusahaan dalam memenuhi permintaan global. Ekspor makanan olahan Indonesia terus tumbuh positif, mencerminkan potensi besar UMKM nasional di pasar internasional.
Kolaborasi strategis Kemendag dan Bank Jatim membuka peluang baru bagi UMKM untuk menembus pasar ekspor. Melalui pendampingan usaha, sertifikasi produk, dan promosi dagang, pelaku UMKM akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan perbankan untuk mengembangkan bisnis mereka ke level internasional.
Kementerian Perdagangan membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia melalui The 2nd Made in INDONESIA EXPO 2025 di Riyadh. Event strategis ini menjadi jembatan ekspor ke pasar Arab Saudi yang memiliki 3 juta diaspora Indonesia. Dengan surplus perdagangan USD 1,28 miliar, pameran ini mendukung program UMKM BISA Ekspor untuk memperkuat penetrasi produk halal Indonesia di Timur Tengah.
Roti Ropi, UMKM sukses Indonesia, mencatatkan ekspor kedelapan ke UEA, membuktikan produk lokal mampu bersaing global. Mendag Budi Santoso mendukung ekspansi melalui program UMKM BISA Ekspor dan meresmikan pembangunan pabrik baru. Pertumbuhan ekspor makanan olahan Indonesia mencapai 6,9% dengan nilai USD 4 miliar, menunjukkan potensi besar UMKM dalam mendorong ekonomi nasional.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mendorong inovasi UMKM untuk meningkatkan ekspor melalui program pelatihan dan pendampingan Kemendag. Saat mengunjungi pabrik lurik CV Lurik Prasojo di Klaten, beliau menekankan pentingnya kualitas produk dan aktif mendukung pemasaran digital melalui live shopping produk lokal.
Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan ekspor furnitur senilai Rp1,11 miliar dari PT Inkase Indo Corpora ke Prancis dan AS. Perusahaan ini menunjukkan inovasi dengan melibatkan UMKM lokal sebagai pemasok aksesori furnitur. Program UMKM BISA Ekspor dari Kemendag mendukung pengembangan UMKM Indonesia untuk menembus pasar global, sejalan dengan target peningkatan rasio kewirausahaan menuju 10-12 persen.
Indonesia dan Singapura membuka babak baru kerja sama UMKM digital. Melalui pertemuan di APEC 2024, Singapura siap mendukung program UMKM BISA Ekspor. Di tengah defisit perdagangan USD 7,47 miliar, kedua negara fokus pada pengembangan digital, fasilitasi perdagangan, dan peningkatan investasi di Batam-Bintan.
Kriyanusa 2024 kembali hadir, memamerkan keindahan kriya Indonesia dari tangan terampil perajin muda. Pameran nasional ini menjadi panggung bagi UMKM untuk unjuk gigi, termasuk binaan BRI. Dengan tema pelestarian warisan budaya, event tahunan DEKRANAS ini memadukan tradisi dan inovasi, membuka peluang bagi produk lokal untuk go global.
Askrindo Syariah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung UMKM melalui kerjasama co-guarantee dengan Jamkrida Jakarta. Langkah strategis ini, yang sejalan dengan peta jalan OJK, tidak hanya memperkuat posisi Askrindo Syariah dalam industri penjaminan syariah, tetapi juga membuka peluang baru bagi pertumbuhan UMKM. Dengan kinerja finansial yang impresif, Askrindo Syariah siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.