Andien Haifa menjadi sorotan di MilkLife Soccer Challenge 2024 setelah mencetak 39 gol. Striker cilik SD Cinta Kasih Tzu Chi ini bahkan memborong 8 gol di final. Kemampuan menembak jarak jauh dan naluri mencetak golnya membuat Andien layak disebut calon bintang masa depan sepakbola putri Indonesia.
Drama comeback menghiasi final MilkLife Soccer Challenge 2024 di Yogyakarta. MIS Al Islamiyah Grojogan bangkit dari ketinggalan 0-2 melawan juara bertahan SDN 2 Wonoharjo. Dua gol penalti dan kemenangan di adu penalti mengantarkan mereka menjadi juara baru yang tak terlupakan.
Yogyakarta mencatatkan sejarah baru dalam pengembangan sepakbola putri. Lonjakan drastis 1.203 peserta di MilkLife Soccer Challenge Series 2 2024 menjadi bukti nyata kebangkitan sepakbola putri dari level junior. Fenomena ini diperkuat dengan prestasi tim senior DIY yang baru saja lolos ke PON 2024.
Hafiza Khaira, bocah 10 tahun asal Pati, mencuri perhatian di MilkLife Soccer Challenge 2024. Dengan 47 gol, ia jadi top scorer KU 10. Prestasi ini bukan hanya membanggakan diri sendiri, tapi juga mengangkat timnya jadi juara. Turnamen ini jadi ajang pembinaan sepakbola putri usia dini, dengan talent scouting oleh pelatih top untuk membangun masa depan tim nasional.
MilkLife Soccer Challenge Kudus 2024 mencatat rekor 1.886 peserta putri dari 116 sekolah. SDN Jambean 02 Pati dan SDUT Bumi Kartini Jepara menjuarai kategori usia 10 dan 12 tahun. Program talent scouting siap mencetak bintang masa depan. Turnamen ini menjadi tolok ukur perkembangan sepakbola putri usia dini di Indonesia, membuka jalan menuju MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2025.