Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor oleochemicals berupa split fatty acid dan crude glycerine senilai Rp6,75 miliar ke India. Indonesia memimpin pasar global untuk kedua produk turunan sawit ini. PT VVF Indonesia menunjukkan komitmen investasi dan hilirisasi yang sejalan dengan program pemerintah.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengunjungi PT Royal Coconut di Sulawesi Utara, mendukung ekspor produk olahan kelapa bernilai tambah. Perusahaan ini telah menembus pasar global dengan nilai ekspor USD 16,72 juta pada 2023. Kemendag menawarkan tiga program prioritas untuk mendorong UMKM memasuki pasar ekspor.
Langkah strategis Kemendag memperluas perjanjian dagang dengan 17 negara mitra menunjukkan komitmen kuat Indonesia di kancah perdagangan global. Fokus pada pasar non-tradisional dan perlindungan UMKM lokal menjadi kunci utama. Dukungan DPD RI dan koordinasi antar lembaga membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya dalam membuka akses pasar baru bagi produk Indonesia.
Mendag Budi Santoso memaparkan tiga program prioritas Kemendag dalam rapat dengan DPD RI: pengamanan pasar domestik, perluasan ekspor, dan pengembangan UMKM BISA Ekspor. Program ini mendapat dukungan penuh dari Komite IV DPD RI untuk memperkuat perdagangan nasional hingga ke daerah 3T.
Menteri Perdagangan Indonesia Budi Santoso memperkuat kerja sama ekonomi digital dengan US-ASEAN Business Council melalui pertemuan strategis di Jakarta. Fokus utama mencakup pengembangan DEFA, ekonomi digital, dan keberlanjutan energi. Nilai perdagangan ASEAN-AS mencapai USD 395,9 miliar pada 2023, menjadikan AS sebagai mitra dagang terbesar kedua ASEAN dengan dominasi sektor teknologi dan transportasi.
Menteri Perdagangan Budi Santoso meresmikan ekspor produk empat UMKM Jawa Timur senilai Rp3,9 miliar ke pasar global. Keberhasilan ekspor kerajinan, furnitur daur ulang, gurita, dan filet ikan ke AS, Jepang, Tiongkok, dan Singapura ini membuktikan daya saing produk UMKM Indonesia di kancah internasional.
Mendag Budi mendorong UMKM makanan sehat untuk menembus pasar ekspor melalui program UMKM BISA Ekspor. Kunjungannya ke Ladang Lima, produsen makanan bebas gluten di Surabaya, membuktikan bahwa UMKM Indonesia mampu ekspor ke Australia, Amerika, dan Eropa dengan dukungan fasilitas Kemendag.
Kolaborasi strategis Kemendag dan Bank Jatim membuka peluang baru bagi UMKM untuk menembus pasar ekspor. Melalui pendampingan usaha, sertifikasi produk, dan promosi dagang, pelaku UMKM akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah dan perbankan untuk mengembangkan bisnis mereka ke level internasional.
Kementerian Perdagangan meluncurkan terobosan baru melalui program UMKM BISA Ekspor untuk mendorong pelaku usaha kecil menengah merambah pasar global. Melalui kolaborasi dengan Bank Jatim dan fasilitas pendampingan ekspor, UMKM Indonesia kini memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan bisnis ke level internasional, khususnya pasar Jepang dan UEA.
Wamendag Roro Esti memicu semangat mahasiswa ULM Banjarmasin lewat program terobosan ekonomi nasional. Fokus utama pada pertumbuhan UMKM, target ekspor, dan perlindungan konsumen. Kolaborasi Kemendag-ULM ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Indonesia menuju pertumbuhan 8% tahun 2029.
Kementerian Perdagangan meluncurkan program UMKM BISA Ekspor untuk mendorong pelaku UMKM Indonesia menembus pasar global. Melalui Forum Dialog Ekosistem yang melibatkan berbagai pihak, Mendag Budi Santoso berkomitmen mempermudah proses ekspor UMKM dan menargetkan pertumbuhan ekspor nasional hingga 9,6% pada 2029.