Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam hal penguatan pendidikan. Nota kesepahaman ditandatangani Ketua Umum PBNU
Memahami syubhat (perkara yang samar) dalam Islam sangat penting untuk menjaga kesucian agama. Ulama PBNU menekankan pentingnya menjauhi hal syubhat karena bisa menyeret pada keharaman. Hati yang bersih berperan sebagai radar spiritual untuk mendeteksi dan menghindari perkara-perkara yang meragukan.
Empat rektor Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) periode 2024-2028 dilantik Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Amin Said Husni
Kasus keseleo lidah Gus Miftah mengingatkan pentingnya menjaga ucapan dalam Islam. Fenomena salah ucap atau Freudian Slips sering terjadi pada tokoh publik. Solusinya sederhana: meminta maaf, introspeksi diri, dan meningkatkan ilmu. Islam mengajarkan lebih baik diam daripada berkata yang tidak bermanfaat.
Pertemuan bersejarah NU dan Muhammadiyah dalam Sidang Tanwir dan Milad ke-112 Muhammadiyah menunjukkan eratnya persatuan dua organisasi Islam terbesar Indonesia. Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah untuk kemajuan bangsa, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
KH Munsif Nachrowi, tokoh pendiri PMII dan putra ulama PBNU KH Nachrowi Tohir, meninggal dunia di usia 87 tahun. Sosoknya dikenal aktif bersilaturahmi dengan kader muda NU hingga usia senja. Dedikasi beliau terhadap PMII dan NU meninggalkan warisan berharga bagi generasi penerus.
Seorang guru harus membentuk karakter siswa atau santrinya dengan maksimal. Para guru juga diharapkan menjadikan Rasulullah Muhammad Saw sebagai teladan
Rais Syuriah PBNU Prof KH Mohammad Nuh menegaskan bahwa gelat pahlawan saja tidak cukup bagi pejuang NU, apalagi namanya dijadikan nama jalan di sebuah daerah
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima kunjungan delegasi Nigeria yang dipimpin oleh Deputy Secretary World Zakat and Waqf Forum dan Chairman Association of Zakat
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Centre for Shared Civilizational Values (CSCV) akan mengadakan International Conference
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama para Wakil Menteri (Wamen) dan Direktur Jenderal (Dirjen) mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Dukungan PBNU melalui Gus Yahya terhadap program Mendikdasmen dalam mengatasi putus sekolah menjadi momentum penting bagi pendidikan Indonesia. Program rumah belajar dan revitalisasi pendidikan non-formal yang didukung jaringan pendidikan NU diharapkan mampu memberi solusi efektif bagi permasalahan putus sekolah.