Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI) dan Centre for Shared Civilizational Values (CSCV) akan mengadakan International Conference
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bersama para Wakil Menteri (Wamen) dan Direktur Jenderal (Dirjen) mendatangi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
Dukungan PBNU melalui Gus Yahya terhadap program Mendikdasmen dalam mengatasi putus sekolah menjadi momentum penting bagi pendidikan Indonesia. Program rumah belajar dan revitalisasi pendidikan non-formal yang didukung jaringan pendidikan NU diharapkan mampu memberi solusi efektif bagi permasalahan putus sekolah.
NU mengambil langkah unik merespons konflik Israel-Palestina dengan memadukan doa Qunut Nazilah, bantuan kemanusiaan, dan dorongan diplomatik. Inisiatif ini menunjukkan peran penting organisasi keagamaan dalam diplomasi lunak dan solidaritas global. Strategi komprehensif NU mungkin akan menjadi model baru bagi respons terhadap krisis internasional, menggabungkan kekuatan spiritual dengan aksi nyata.
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Muhammad Faesal meminta agar Kurikulum Ahlussunnah wal Jamaah Nahdlatul Ulama yang disusun Lembaga Pendidikan Ma'arif
Sejumlah faktor bisa menjadi pemicu kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Faktor itu dapat mengakibatkan gangguan kekerasan mental, fisik, maupun ekonomi.
Panitia Seleksi Program Beasiswa S1 Universitas Al-Azhar Mesir-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan daftar peserta yang lulus seleksi tahap akhir beasiswa.
Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada), masyarakat diimbau menghindari pembahasan politik di masjid. Hal itu disamaikan Ketua Lembaga Takmir Masjid
Kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia September ini menjadi momen bersejarah bagi hubungan antaragama. Sambutan hangat Ketua PBNU mencerminkan semangat toleransi bangsa. Agenda padat menanti Sang Paus, termasuk pertemuan dengan Presiden dan Misa Akbar di GBK. Lawatan ini diharapkan memperkuat persatuan dan solidaritas, baik di tingkat nasional maupun global.
PBNU menunjukkan kepemimpinan luar biasa dalam upaya penyelamatan TKW Susanti Mahpud dari ancaman hukuman mati di Arab Saudi. Melalui kerjasama dengan pemerintah dan swasta, LAZISNU berhasil menggalang dana miliaran rupiah. Inisiatif ini mencerminkan solidaritas nasional dan peran aktif organisasi masyarakat dalam melindungi warga negara di luar negeri, membuka harapan baru bagi nasib Susanti.