Allah mengisahkan tentang perjalanan hidup Nabi Yusuf kepada Nabi Muhammad SAW di dalam surat Yusuf. Nabi Yusuf as adalah seorang ekonom yang ulung dan futuristik. Seperti tercermin oleh sikapnya menafsirkan mimpi raja
Mendengar seruan Nabi Luth, rakyat Sodom merasa terusik. Mereka berupaya menghentikan seruan itu. Mereka terus berpikir dan mencari jalan bagaimana agar Nabi berhenti berdakwah.
Satu ketika Nabi Yaqub berselisih dengan saudara kembarnya itu. Ibunda mereka berdua menasihati si bungsu untuk pergi menjauhkan diri ke tempat saudara bapaknya di Harran, Iraq.
Biasanya nabi diangkat menjadi Rasul pada usia 40 tahun, sedangkan Nabi Isa punya kekhususan. Beliau diangkat menjadi rasul pada usia 30 tahun. Kala itu malaikat Jibril menurunkan kitab Injil kepada beliau.
Setelah mendengar jawaban anjing tersebut, dia meratap dan menangis atas kesalahan dan dosanya. Karena seringnya meratap (nahaa), maka dia diberi nama Nuh.
Nabi Idris as diangkat dalam keadaan hidup ke langit dan kemudian Malakul Maut (malaikat pencabut nyawa) mencabut nyawanya di sana. Rasulullah SAWpada peristiwa Isra' Mi'raj- berjumpa dengannya di langit keempat.
Allah SWT memuji nabi-nabi-Nya dalam Al Qur'an dengan tindakan mereka yang melakukan istighfar itu. Mereka adalah manusia yang paling bersegera dalam melakukan istighfar dan yang paling senang melakukannya.
Nabi Muhammad SAW pernah menceritakan kisah perdebatan antara Nabi Adam dan Nabi Musa. Dalam perdebatan itu, Nabi Musa menyalahkan Nabi Adam sebab karena perbuatannya menyebabkan umat manusia keluar dari surga.
Bani Israil begitu mudah menuduh orang membunuh. Tatkala Nabi Harun wafat, Nabi Musa dituduh membunuh saudaranya itu. Begitu juga ketika Nabi Musa wafat, mereka menuduh Nabi Yosua atau Yusya' bin Nun yang membunuh.