Bertanding di Artemio Franchi, Ahad (5/3/2023) dini hari WIB, Milan tampil tidak dalam kekuatan penuh. Winger Rafael Leao harus menjalani skorsing, sementara Brahim Diaz mengalami cedera lutut.
Conte mengungkapkan, kekalahan The Lily Whites tak lepas dari krisis pemain tengah. Selain itu, atmosfer di San Siro memang membuat timnya tidak bisa tampil lepas.
Saat menghadapi Milan di San Siro, Spurs menurunkan Oliver Skipp dan Pape Sarr. Dipilihnya kedua pemain tersebut lantaran Pierre-Emile Hojbjerg absen (akumulasi kartu) dan Rodrigo Bentancur yang cedera.
Berdasarkan catatan statistik, Milan unggul penguasaan bola 51 persen berbanding 49 milik Spurs. Milan juga lebih efektif melepaskan empat tembakan on target berbanding tiga.
Milan memang sedang dalam tren negatif setelah tanpa kemenangan di tujuh laga. Di sisi lain, Spurs juga datang dengan luka usai dipermak Leicester City 1-4 di ajang Liga Inggris.
Pertandingan berjalan dalam tempo lambat dan cenderung membosankan, setidaknya di 30 menit pertama. Gaya bermain Milan masih sama seperti laga-laga sebelumnya, tanpa determinasi dan mudah kehilangan bola.
Para penggawa Diavolo tampak seperti orang yang tak memiliki gairah bermain. Bahkan, mereka terlihat sangat mudah kehilangan bola dan tak memiliki visi bermain untuk meraih kemenangan.
Di babak kedua, Rossoneri terlihat belum keluar dari tekanan yang diberikan Biancoceleste. Anak asuh Stefano Pioli itu acapkali sering kehilangan bola dengan mudah.
Laga ini berlangsung di King Fahd International Stadium, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (19/1/2023) dini hari WIB. Milan yang datang dengan segudang masalah, terlihat tak mampu tampil mendominasi sejak menit awal.
Rossoneri datang dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Pasalnya, anak asuh Stefano Pioli itu menuai sederet hasil kurang memuaskan dalam tiga laga terakhirnya.
Usai tertinggal gol cepat, Milan justru bermain sangat buruk. Beberapa kali anak asuh Stefano Pioli itu kehilangan bola dan mampu direbut dengan mudah oleh pemain Lecce.