Real Madrid mengalami malam yang mengecewakan di Santiago Bernabeu setelah dikalahkan AC Milan dengan skor 3-1. Performa buruk lini pertahanan dan ketidakefektifan serangan menjadi faktor utama kekalahan ini. Rafael Leao tampil cemerlang untuk tim tamu, sementara Kylian Mbappe kembali gagal menunjukkan performa terbaiknya untuk Los Blancos.
Peppe Di Stefano, jurnalis Sky, percaya bahwa dengan Zlatan Ibrahimovic masuk ke dalam manajemen AC Milan, akan ada banyak perubahan dalam beberapa bulan mendatang.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Dacia Arena, tuan rumah langsung mengambil alih permainan. Hasilnya, Roberto Pereyra membawa Udinese unggul 1-0 pada menit ke-9'.
Liverpool akan menjalani laga berat kala bertandang ke markas Real Madrid. The Reds mengusung 'mission impossible' lantaran harus berjuang usai kekalahan 2-5 pada leg pertama.
Bertanding di Artemio Franchi, Ahad (5/3/2023) dini hari WIB, Milan tampil tidak dalam kekuatan penuh. Winger Rafael Leao harus menjalani skorsing, sementara Brahim Diaz mengalami cedera lutut.
Conte mengungkapkan, kekalahan The Lily Whites tak lepas dari krisis pemain tengah. Selain itu, atmosfer di San Siro memang membuat timnya tidak bisa tampil lepas.
Saat menghadapi Milan di San Siro, Spurs menurunkan Oliver Skipp dan Pape Sarr. Dipilihnya kedua pemain tersebut lantaran Pierre-Emile Hojbjerg absen (akumulasi kartu) dan Rodrigo Bentancur yang cedera.
Berdasarkan catatan statistik, Milan unggul penguasaan bola 51 persen berbanding 49 milik Spurs. Milan juga lebih efektif melepaskan empat tembakan on target berbanding tiga.
Milan memang sedang dalam tren negatif setelah tanpa kemenangan di tujuh laga. Di sisi lain, Spurs juga datang dengan luka usai dipermak Leicester City 1-4 di ajang Liga Inggris.
Pertandingan berjalan dalam tempo lambat dan cenderung membosankan, setidaknya di 30 menit pertama. Gaya bermain Milan masih sama seperti laga-laga sebelumnya, tanpa determinasi dan mudah kehilangan bola.
Para penggawa Diavolo tampak seperti orang yang tak memiliki gairah bermain. Bahkan, mereka terlihat sangat mudah kehilangan bola dan tak memiliki visi bermain untuk meraih kemenangan.
Di babak kedua, Rossoneri terlihat belum keluar dari tekanan yang diberikan Biancoceleste. Anak asuh Stefano Pioli itu acapkali sering kehilangan bola dengan mudah.