Berdasarkan catatan statistik, Milan unggul penguasaan bola 51 persen berbanding 49 milik Spurs. Milan juga lebih efektif melepaskan empat tembakan on target berbanding tiga.
Milan memang sedang dalam tren negatif setelah tanpa kemenangan di tujuh laga. Di sisi lain, Spurs juga datang dengan luka usai dipermak Leicester City 1-4 di ajang Liga Inggris.
Pertandingan berjalan dalam tempo lambat dan cenderung membosankan, setidaknya di 30 menit pertama. Gaya bermain Milan masih sama seperti laga-laga sebelumnya, tanpa determinasi dan mudah kehilangan bola.
Para penggawa Diavolo tampak seperti orang yang tak memiliki gairah bermain. Bahkan, mereka terlihat sangat mudah kehilangan bola dan tak memiliki visi bermain untuk meraih kemenangan.
Di babak kedua, Rossoneri terlihat belum keluar dari tekanan yang diberikan Biancoceleste. Anak asuh Stefano Pioli itu acapkali sering kehilangan bola dengan mudah.
Laga ini berlangsung di King Fahd International Stadium, Riyadh, Arab Saudi, Kamis (19/1/2023) dini hari WIB. Milan yang datang dengan segudang masalah, terlihat tak mampu tampil mendominasi sejak menit awal.
Rossoneri datang dalam kondisi yang tidak menguntungkan. Pasalnya, anak asuh Stefano Pioli itu menuai sederet hasil kurang memuaskan dalam tiga laga terakhirnya.
Usai tertinggal gol cepat, Milan justru bermain sangat buruk. Beberapa kali anak asuh Stefano Pioli itu kehilangan bola dan mampu direbut dengan mudah oleh pemain Lecce.
Keputusan Pioli merombak skuad intinya harus dibayar mahal lantaran upayanya kali ini terbilang berani. Meski mendominasi penguasaan bola 58 persen, taktik Pioli justru tak mampu menembus barisan pertahanan Torino yang tampil solid.
Dari lima pertemuan terakhir, Milan masih unggul dengan tiga kemenangan, satu hasil imbang dan satu kekalahan. Kekalahan itu ditelan Milan dalam kompetisi Serie A.
Milan yang mendominasi penguasaan bola 52 persen berbanding 48, tercatat melepaskan total 16 tembakan. Sayangnya, enam shot on target yang digencarkan Olivier Giroud dan kawan-kawan belum membuahkan hasil.
Maignan sejauh ini masih berkutat dengan cedera betis dan harus absen sejak jeda internasional pada bulan September lalu. Cedera tersebut memaksa Maignan melewatkan kesempatan bermain di Piala Dunia 2022 bersama Timnas Prancis.