Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan rangkaian kunjungan luar negeri yang telah berlangsung sejak 19 September 2025. Sejumlah negara dikunjungi hingga menghasilkan kesepakatan serta dukungan di berbagai bidang seperti politik, budaya hingga sepakbola Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto tiba di Amsterdam, disambut upacara kehormatan dan dijadwalkan bertemu Raja Belanda Willem-Alexander di Istana Huis ten Bosch.
Presiden Prabowo Subianto tinggalkan Kanada menuju Belanda usai menggelar pertemuan strategis dengan PM Mark Carney dan Gubernur Jenderal Mary Simon. Diplomasi menghasilkan MoU perdagangan, pertahanan, dan bisnis.
Indonesia dan Kanada resmi menandatangani ICA-CEPA. Ekspor RI diproyeksi tembus USD11,8 miliar pada 2030, Kanada hapus 90,5% tarif impor produk Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto bertemu PM Kanada Mark Carney di Ottawa. Keduanya bahas penguatan hubungan IndonesiaKanada, kerja sama pembangunan, dan perdamaian dunia.
Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB ke-80 menuai apresiasi Menbud Fadli Zon. Ia menegaskan peradaban, kebudayaan, Palestina, hingga ketahanan pangan jadi kekuatan moral Indonesia di panggung dunia.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri Multilateral Meeting on the Middle East atas undangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Prabowo tegaskan komitmen untuk mengakhiri perang Gaza.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pamer produksi beras dan cadangan pangan nasional berada pada titik tertinggi, dalam pidatonya pada Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat.
Pidato Presiden Prabowo Subianto di PBB tentang Palestina mendapat sorotan Menbud Fadli Zon. Ia menegaskan dukungan Indonesia bukan sekadar politik, tapi pembelaan peradaban, budaya, dan kemanusiaan global.
Mahfud MD resmi bergabung dalam rencana reformasi Polri Presiden Prabowo Subianto. Publik menanti gebrakan besar dan kepastian peran Mahfud dalam tim reformasi kepolisian.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara. Ia mendapat kesempatan berbicara pada urutan ke-5 dari total 33 negara.