Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi mengesahkan Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI baru, Selasa (13/12/2022) menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang akan memasuki masa pensiun di akhir 2022.
Hendra menilai, Andika sangat menaruh perhatian pada permasalahan prajurit. Menurut Hendra, hal tersebut menunjukkan sikap Andika menghargai sebagai sesama manusia.
Sebelumnya syarat tinggi badan bagi taruna pria adalah 163 sentimeter, lalu aturan baru menjadi 160 sentimeter. Sementara untuk wanita dari 157 centimeter diturunkan menjadi 155 sentimeter.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, jabatan Panglima TNI merupakan posisi puncak yang sangat penting dan strategis untuk memimpin TNI sebagai alat pertahanan negara. Maka perlu integritas dalam menjalankannya.
Anak dari pasangan Nasuha dan Nasyati itu ingin mencontoh teladan dari Rasulullah SAW yang mengajarkan, bahwa orang yang tidak berani mengambil risiko termasuk orang yang merugi.
Kasetpres Heru Budi Hartono dalam keterangannya mengatakan, pelantikan Letjen Dudung dan Mayjen Suharyanto dilaksanakan hari ini, selain pelantikan Jenderal TNI Andika Perkasa sebagai Panglima TNI.
Menurut UU Nomor 34/2004 tentang TNI, semua kepala staf matra TNI berpeluang menjadi panglima TNI, karena salah satu persyaratan pokok tertulis adalah pernah atau tengah menjabat kepala staf matra TNI pada saat ditunjuk presiden.
Andika Perkasa mengenyam pendidikan Magister dan mendapat tiga gelar sekaligus, yakni MA, MSc, dan Mphil dari dari Norwich University, Nasional Defense University dan Harvard University.
Nuning menegaskan, panglima TNI yang baru juga harus meningkatkan kualitas kemampuan personal prajurit baik di bidang akademik, komunikasi, dan metodologi.
Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid dalam laporannya mengatakan Komisi I DPR telah melaksanakan uji kelayakan calon Panglima TNI pada tanggal 6 November untuk mendengarkan visi-misi Jenderal Andika.
Disebut-sebut ada dua calon kandidat yang akan menjadi Panglima TNI. Yaitu Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andhika Perkasa dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.