Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita
Jabat KSAD

Dudung Abdurachman, Mencuat Berkat Baliho Habib Rizieq Shihab

Jaja Suhana Rabu, 17 November 2021 - 17:35 WIB
Dudung Abdurachman, Mencuat Berkat Baliho Habib Rizieq Shihab
Pelantikan Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai KSAD di Istana Negara, Rabu (17/11/2021). Foto: Antaranews
LANGIT7.ID, Jakarta - Jenderal Dudung Abdurachman resmi dilantik menjadi Kepala Staff Angkatan Darat (KSAD) Rabu, (17/11/2021) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara. Dudung menggantikan Andika Perkasa yang pada hari sama dilantik menjadi Panglima TNI AD.

Jenderal TNI Dudung Abdurachman merupakan perwira TNI yang namanya mencuat dalam insiden pencoptan baliho Habib Rizieq Shihab di berbagai tempat di Jakarta. Jabatannya yang kala itu sebagai Pangdam Jaya sejatinya tidak ada urusan dengan pekerjaan pencopotan baliho.

Baca Juga: Dudung Abdurachman Gantikan Andika sebagai KSAD

"Ciri pemimpin itu berani ambil keputusan. Kalau keputusan itu benar berarti bagus, kalau keputusan itu salah itu lebih baik dari pada tidak berani sama sekali," kata Dudung dalam program BEGINU di Youtube.

Dalam program tersebut Dudung bercerita awal mula memutuskan menjadi seorang perwira TNI. Pada 1981 ketika masih duduk di bangku SMP, ayahnya meninggal dunia meninggalkan istri dan delapan orang anak termasuk Dudung kecil.

Kesulitan ekonomi yang melanda keluarganya tidak membuat Dudung menyerah. Dia dengan senang hati membantu sang ibu berjualan koran dan kue.

Dengan berbekal sepeda, dudung berkeliling membagikan koran sejak pukul 04.00. Kemudian pukul 08.00 dia mengantarkan kue buatan ibunya ke warung yang ada di dalam markas Kodam untuk dijual.

Baca Juga: Jokowi Lantik Letjen Dudung Abdurachman sebagai KSAD Hari Ini

Terbiasa masuk, Dudung pun tidak perlu ijin penjaga karena sudah saling mengenal. Namun, suatu hari kejadian menimpanya. Dudung diberhentikan penjaga baru yang marah karena tidak ijin terlebih dahulu.

Kue yang dibawa Dudung ditendang oleh tamtama baru itu hingga menggelinding ke tanah. Kejadian tersebut membuat Dudung sakit hati.

Bagusnya, insiden tersebut tidak dijadikan dendam, tapi malah memotivasinya untuk sukses, "awas nanti saya jadi perwira" bisik hati Dudung, yang menjadi penggerak Dudung untuk menjadi seorang tentara. Singkat cerita, pria asal Bandung kelahiran 19 November 1965 itu, menyelesaikan pendidikan militer pada tahun 1988.

Baca Juga: Sambung Asa Jadi Prajurit, 173 Pemuda Sultra Lolos Seleksi Tingkat Pusat

Dudung kemudian menempati berbagai jabatan antara lain, Dandim 0406/Musi Rawas, Dandim 0418/Palembang, Aspers Kasdam VII/Wirabuana 2010-2011, Danrindam II/Seiwijaya 2011, Dandema Mabes TNI, Wagub Akmil tahun 2015-2016, Staff khusus KSAD 2016-2017, Waster KSAD, Gubernur Akmil 2018–2020, Pangdam Jaya 2020 dan jabatan terakhir Pangkostrad TNI 2021.

Dalam setiap jabatan yang diembannya, Dudung selalu berusaha memberikan perubahan yang berani. Dudung tidak ingin hanya menikmati jabatan tanpa melakukan perubahan berarti.

"Kita menjabat itu harus ada getarannya. Apapun dalam hidup ini ada resikonya dan kita harus berani mengambil resiko itu," ungkapnya.

Baca Juga: Mengenal Dua Hafidz Quran yang Lolos Tahap Awal Seleksi Prajurit TNI

Anak dari pasangan Nasuha dan Nasyati itu ingin mencontoh teladan dari Rasulullah SAW yang mengajarkan, bahwa orang yang tidak berani mengambil risiko termasuk orang yang merugi. "Selagi kepentingan Merah Putih, jangan ragu-ragu, jangan setengah-setengah dan jangan main main," ucapnya.

Menurutnya, sebagai anggota TNI tidak boleh ada jarak dengan rakyat. Sebaliknya TNI harus ada di tengah-tengah rakyat untuk membantu meringankan kesulitan.

"TNI itu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat," ujarnyayang pada dua hari ke depan genap berusia 56 tahun.

Baca Juga:

TNI AD Pastikan Tes Keperawanan Calon Pajurit Wanita Tak Berlaku

Harapan Mahfud MD di HUT TNI ke-76: Tetap Profesional dan Rendah Hati


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)