Muhammad Abduh (w. 1906 M) menyebut ayat-ayat yang menguraikan kisah kejadian Adam as pada surah al-Baqarah ayat 30 dan seterusnya, adalah tamsil. Tidak ada dialog antara Tuhan dengan Malaikat.
Manusia, melalui nalar dan pengalamannya tidak mampu mengetahui hakikat kematian, karena itu kematian dinilai sebagai salah satu gaib nisbi yang paling besar.
Kematian dalam pandangan Al-Quran tidak hanya terjadi sekali, tetapi dua kali. Surat Ghafir ayat 11 mengabadikan sekaligus membenarkan ucapan orang-orang kafir di hari kemudian.
Kebijakan memopulerkan doa ini, dinilai oleh banyak pakar sebagai bertujuan politis, karena dengan doa itu para penguasa Dinasti Umayah melegitimasi kesewenangan pemerintahan mereka, sebagai kehendak Allah.
Seorang khalifah adalah siapa yang diberi kekuasaan mengelola suatu wilayah, baik besar atau kecil. Cukup banyak ayat yang menggambarkan tugas-tugas seorang khalifah.
Kata Imam mempunyai makna yang sama dengan khalifah. Hanya saja kata Imam digunakan untuk keteladanan, karena ia terambil dari kata yang mengandung arti depan yang berbeda dengan khalifah yang terambil dari kata belakang.
Kata khalifah dalam bentuk tunggal terulang dua kali dalam Al-Quran, yaitu dalam Al-Baqarah ayat 30 dan Shad ayat 26. Ada dua bentuk plural yang digunakan oleh Al-Quran.
Keberadaan Al-Quran di tengah-tengah umat Islam, ditambah dengan keinginan mereka untuk memahami petunjuk dan mukjizat-mukjizatnya, telah melahirkan sekian banyak disiplin ilmu keislaman dan metode-metode penelitian.
Penemuan yang dikaitkan dengan Nabi Ibrahim as merupakan penemuan manusia yang terbesar, dan yang tidak dapat diabaikan oleh para ilmuwan atau sejarawan.
Syaikh Abdul Halim Mahmud mengatakan Jangankan Al-Quran, Kitab Taurat, dan Injil dalam bentuknya yang sekarang pun (Perjanjian Lama dan Baru) tidak menguraikan tentang wujud Tuhan