Masih ada beberapa masjid di pelosok daerah yang masih tak tersorot publik hingga kondisinya pun memperhatinkan. Berikut tiga tempat ibadah umat muslim di pelosok daerah yang tak tersorot publik dengan kondisi yang memperihatinkan.
Mengenai sumber operasional masjid, Farhan menjelaskan tidak bergantung kepada infak dari para jamaah, melainkan dari usaha masjid sendiri untuk pelayanan bagi para jamaah.
Menurut pria yang kerap disapa kang Emil, Masjid Raya Al-Jabbar sedang dikebut di semua lini dengan tetap memperhatikan kualitas. Emil meyakini 29-31 Desember 2022 akan menjadi hari peresmian Masjid Raya Al-Jabbar.
Ia menuturkan, omset per bulan mencapai Rp3 juta sampai Rp4 juta per bulan. Hasil pendistribusian tersebut dialokasikan kembali kepada masjid untuk kebutuhan operasional.
Rudi menjelaskan, masjid yang berdiri di atas tanah seluas 1.250 meter persegi ini dapat menampung sekitar 2.000 jamaah. Ada pula kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan setiap malamnya lima hari sepekan.
Rudi menjelaskan bahwa masjid menyediakan dua buah unit ambulan untuk umum, bahkan tidak jarang masyarakat yang membutuhkan fasilitas tersebut berlokasi jauh dari tempat masjid.
Meski Papua dikenal dengan penduduk mayoritas Kristiani namun di tanah mutiara hitam ini terdapat tiga masjid bersejarah. Ini pun menjadi fakta bahwa syiar Islam telah memasuki wilayah Papua sejak dahulu.
Masjid Al Falah mempunyai konsep seperti Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, di mana jamaah masjid dibuat nyaman ketika hendak beristirahat setelah perjalanan.
Indonesia merupakan negara dengan populasi umat muslim terbesar di dunia. Tak heran jika terdapat banyak masjid-masjid tua bersejarah di Nusantara. Keberadaan masjid-masjid itu pun memiliki peran besar dalam penyebaran agama Islam di Indonesia.
Pada awal peresmian masjid, kolam tersebut belum dibatasi dengan pagar sehingga tak jarang jamaah terjatuh ke dalamnya. Sebab, dulu kolam tersebut belum diisi dengan ikan hingga permukaan air jernih dan tampak tenang hingga sekilas terlihat seperti lantai biasa.