LANGIT7.ID, Jakarta - Masjid Baiturrahman dikenal sebagai tempat ibadah yang selalu ramai jamaah. Lokasinya yang strategis di tepi Jalan Saharjo, Tebet, Jakarta Selatan serta bangunan masjid yang cukup luas membuat masjid ini selalu menjadi tempat singgah jamaah untuk beribadah.
Bahkan lahan parkir yang tersedia mampu menampung puluhan roda empat dan roda dua. Masjid ini berdiri sejak tahun 1971. Dalam pantauan
Langit7 pun banyak kendaraan bergantian keluar masuk kawasan masjid untuk menunaikan ibadah salat.
Sarana ibadah umat muslim yang memiliki daya tampung sebesar 500 jamaah ini rutin mengadakan kegiatan keagamaan, yakni pengajian dan hampir setiap harinya ada dalam sepekan.
"Senin sampai Ahad ada pengajian, kalau Sabtu tidak ada," kata salah satu relawan Masjid, Abu Bakar saat ditemui
Langit7, Senin (19/9/2022).
Baca Juga: Saksi Sejarah Islam, Dua Masjid Berusia 1.200 Tahun Ditemukan di IsraelAbu Bakar menuturkan, Masjid Baiturrahman sempat mengalami renovasi pada tahun 1995. Renovasi masjid dilakukan guna memodernisasi bangunan. "Kalau posisi (masjid) tetap, tapi kalau bentuk berbeda, tadinya tidak ada menara sekarang ada. Menara sebagai simbol masjid," tuturnya.
Uniknya ruang salat masjid hanya berada di lantai dua. Lanjut Abu Bakar, ketika menggelar salat Jumat, ruangan serbaguna yang berada di lantai bawah pun terpenuhi oleh para jamaah. Bahkan padatnya jamaah yang datang memenuhi lahan parkir masjid.
Abu Bakar sendiri menjadi relawan masjid selama tujuh tahun. Relawan yang berada di Masjid Baiturrahman pun mencapai sekitar 10 orang. Mereka mengemban tugas untuk membantu kegiatan yang diadakan masjid tersebut.
"Misal dari marbot sini ada yang membutuhkan bantuan, nah salah satu ada yang terjun untuk bantuan tenaga. Kalau saya sendiri semua lini saya terjun," ujarnya.
Baca Juga: Jenazah Prof Azyumardi Azra Tiba di Rumah Senin Malam(zhd)