Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2025 capai rekor tertinggi dalam 11 tahun terakhir (77,89). Simak 12 langkah strategis Kemenag dan PKUB dalam merawat harmoni bangsa, mulai dari aplikasi SI-RUKUN hingga internasionalisasi budaya toleransi Indonesia.
Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Islam mengimplementasikan 5 program prioritas ekoteologi pada 2025. Mulai dari wakaf pohon calon pengantin, pembangunan 1.753 KUA green building, hingga ekspansi 7.349 hektare hutan wakaf sebagai aksi nyata mitigasi bencana ekologis.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak masyarakat menjadikan akhir tahun sebagai momentum refleksi spiritual dan penguatan nilai kebangsaan. Hindari euforia berlebihan, Menag tekankan pentingnya muhasabah, solidaritas untuk Aceh, serta komitmen menjaga kerukunan demi kemajuan Indonesia.
Kemenag siapkan 6.919 masjid ramah pemudik untuk melayani musafir selama libur Nataru 2025/2026. Upaya nyata tekan kecelakaan dan wujud toleransi beragama.
Kementerian Agama menyiapkan strategi diversifikasi produk, layanan wakaf, digitalisasi, dan optimalisasi fasilitas untuk meningkatkan PNBP Unit Percetakan Al-Quran pada 2026 tanpa menghilangkan fungsi layanan publik.
Indeks Kerukunan Umat Beragama 2025 mencapai skor 77,89, tertinggi sejak 2015. Kementerian Agama menegaskan capaian ini harus menjadi dasar kebijakan keagamaan berbasis data dan penguatan toleransi.
Kementerian Agama menetapkan Ambon sebagai Kota Wakaf ke-16 di Indonesia. Wakaf uang lintas iman didorong sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan penguat harmoni sosial.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan Asesmen Baca Al-Quran menjadi prolog perbaikan literasi keagamaan nasional. Hasil awal menunjukkan baru 41 persen warga Jawa mampu membaca Al-Quran dengan baik.
Pemerintah menetapkan penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai prioritas nasional. Kemenag menyiapkan Rp26 miliar, tanah wakaf, serta dukungan pemulihan pendidikan dan layanan keagamaan pascabencana.
Wakil Menteri Agama menegaskan pendidikan keagamaan bukan pelengkap, melainkan fondasi pembentukan manusia seutuhnya dan masa depan bangsa dalam penutupan Rakernas 2025 di Tangerang.
Rakernas Kementerian Agama 2025 mematangkan program 2026, menyelaraskan kebijakan dengan RKP, serta memperkuat layanan pendidikan, keagamaan, dan tata kelola menuju Indonesia Emas 2045.
Kementerian Agama menggelar lokakarya dalam Rakernas 2025 untuk menyusun Outlook Kehidupan Beragama 2026, membahas tantangan keumatan mulai dari digitalisasi, polarisasi identitas, hingga isu global demi kebijakan keagamaan yang inklusif dan berbasis data.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan pengembangan rumah ibadah ramah difabel sebagai program prioritas, menjadikan Masjid Istiqlal sebagai model nasional. Ia juga memastikan 58.000 anak difabel telah mendapat akses pendidikan inklusif melalui madrasah dan pesantren pada peringatan Hari HAM ke-77.