LANGIT7.ID - , Jakarta - Tim Batagor, yang beranggotakan lima mahasiswa dari beberapa universitas di Indonesia akan berangkat ke Sao Paulo,
Brazil untuk bertarung di Valorant Red Bull Campus Cluth pada 11-16 Desember 2022.
Perwakilan Batagor, Oliver Budi Wangge mengaku ini akan menjadi pengalaman pertama bagi timnya mengikuti kejuaraan di luar negeri.
Baca juga: Kemenparekraf Dukung Perkembangan E-sport dan Industri Game"Sebenarnya dari awal kita sudah sempat ikut turnamen cuma hanya skala kampus. Ini pertama kalinya terbang ke Brazil," ujar Budi sapaan akrabnya dalam konferensi pers Red Bull Campus Clutch di Gamer's Paradise, Jakarta Selatan Kamis (10/11/2022).
Sementara, SVP UniPin Community, Debora Imanuella mengatakan ini pertama kalinya
game e-sport Valorant untuk kelas kampus yang dibawa ke Brazil.
Menurut Debora hal itu sesuai dengan visi misi UniPin yang ingin memberdayakan generasi muda, khususnya di
industri e-sport.
"UniPin memiliki tagline
empowering use, jadi memang tujuan kita mengempower generasi muda, karena dalam sebuah industri itu penting adanya regenerasi. Kalau misalnya tidak ada regenerasi, pasti semua industri akan mati," lanjut Debora.
Sementara, Perwakilan Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI), Christian Suryadi mengapresiasi acara ini yang telah mewadahi e-sport kepada pemain gim amatir di kampus.
Baca juga: Cara Perguruan Tinggi Muhammadiyah Lahirkan Atlet e-Sport ProfesionalDia berharap tim Batagor dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.
"Kita berharap mereka dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Menarik juga dengan nama tim Batagor mereka juga bisa membawa kuliner Indonesia. Jadi esport tidak hanya sekedar bisa bermain game, tetapi juga bisa untuk e-sport tourism," pungkasnya.
Sebelumnya, turnamen VALORANT garapan Red Bull, mengakhiri babak kualifikasi tingkat nasional di Indonesia dengan pertandingan final nasional pada Ahad (6/11/2022) lalu.
Terdapat lebih dari 256 tim bertanding memperebutkan gelar juara di turnamen nasional Indonesia. Tim Batagor berhasil menyisihkan tiga rivalnya, Gundar Unknown, Hyperion, dan X-Force di babak final nasional.
(est)