LANGIT7.ID-Pekanbaru; Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari memasuki usia ke-19 dengan catatan kinerja gemilang. Momentum ini semakin istimewa karena bersamaan dengan dibukanya Kantor Fungsional (KF) Syariah Bank Nagari di Kota Pekanbaru pada Jumat (12/9). Acara peresmian berlangsung di Masjid Agung Ar Rahman dan dihadiri langsung Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, bersama jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan pimpinan Bank Nagari.
Kehadiran Mahyeldi disambut Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Kepala OJK Riau Tri Yogalaksito, serta jajaran Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah Bank Nagari. Prosesi peresmian ditandai pembukaan selubung logo di Jalan Jenderal Sudirman No. 337, Pekanbaru, sebelum Gubernur bersilaturahmi dengan calon nasabah prioritas.
Mahyeldi menekankan bahwa keberadaan kantor baru ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi Bank Nagari terhadap pembangunan daerah, UMKM, sekaligus membuka akses ekonomi syariah bagi masyarakat Minang di perantauan.
“Perbankan syariah semakin diminati masyarakat karena keunggulannya dalam prinsip keuangan yang adil dan transparan. Kehadiran Bank Nagari Syariah di Pekanbaru akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Riau, tetapi juga di Sumatera secara umum,” ujar dia dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, turut memberikan apresiasi. Ia menilai pasar keuangan syariah di Pekanbaru memiliki prospek besar karena lebih dari separuh warganya merupakan perantau Minang. “Masyarakat Pekanbaru semakin melek terhadap sistem keuangan syariah. Ini tren positif yang harus kita dorong bersama,” ungkapnya.
Capaian Kinerja UUS yang MengilapDirektur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, menyebut pembukaan KF Syariah Pekanbaru tidak lepas dari perjalanan panjang UUS Bank Nagari yang berdiri sejak 2006. Capaian mereka sepanjang 2024 cukup membanggakan, dengan predikat terbaik di kelas UUS beraset Rp5–10 triliun berkat skor penilaian di atas 90%.
“Syukur Alhamdulillah, kerja keras ini telah membuahkan hasil membanggakan. Pada 2024, UUS Bank Nagari dinobatkan sebagai yang terbaik di kelas UUS beraset Rp5-10 triliun dengan skor penilaian lebih dari 90%,” ujar Gusti.
Laba bersih yang diraih sepanjang 2024 mencapai Rp195 miliar atau tumbuh hampir 18% dibanding tahun sebelumnya. Sementara pembiayaan lebih dari Rp4 triliun tumbuh di atas 18%, dan dana pihak ketiga (DPK) menembus Rp5 triliun naik sekitar 28%. Total aset naik pesat hingga Rp6,1 triliun, bertumbuh lebih dari 38% dan menjadikan UUS Bank Nagari sebagai penyumbang terbesar di antara seluruh UUS BPD Indonesia.
Hingga pertengahan 2025, aset tersebut sudah menembus Rp6,3 triliun atau berkontribusi 19,10% terhadap induk Bank Nagari. Prestasi ini semakin istimewa karena dibarengi kualitas pembiayaan yang sehat, dengan NPF gross hanya 1,14% — jauh lebih baik dari rata-rata nasional. Rasio efisiensi BO/PO juga berhasil ditekan ke level 55%, termasuk yang terendah di sektor perbankan syariah.
Inovasi Produk dan LayananUUS Bank Nagari tak berhenti pada capaian kinerja, melainkan terus meluncurkan produk inovatif. Tabungan haji reguler dan haji muda, tabungan kurban, tabungan umrah, hingga pembiayaan berbasis akad syariah ditawarkan sebagai pilihan utama masyarakat. Selain itu, layanan digital seperti aplikasi ZISWAF dan Nagari Digital Masjid (NDM) ikut memperkuat ekosistem.
“Bank Nagari Syariah bersifat inklusif dan universal, terbuka untuk siapa saja. Kehadiran kantor di Pekanbaru ini diharapkan membuka akses lebih dekat bagi masyarakat Riau sekaligus memperkuat sinergi ekonomi syariah lintas daerah,” jelas Gusti.
Produk gadai emas, layanan wakaf, dan kerja sama strategis dengan Yayasan Az Zuhra Group serta biro perjalanan haji dan umrah menjadi bukti komitmen ekspansi layanan. Bahkan, pada hari peresmian tercatat pembukaan 80 rekening baru dengan total simpanan Rp590 juta serta realisasi pembiayaan Rp16 miliar.
Semangat Baru di Usia 19 TahunPeresmian KF Syariah Pekanbaru ini semakin bermakna karena bertepatan dengan milad ke-19 UUS Bank Nagari. Semangat usia matang tersebut diwujudkan dengan konsistensi memperluas inklusi keuangan syariah dan memperkuat tata kelola sesuai regulasi terbaru OJK.
“Dukungan POJK Perkuatan UUS menjadi landasan kami untuk tata kelola yang baik dan penguatan bisnis berkelanjutan. Semangat #banggabersyariah kami bawa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan ekonomi umat,” pungkas Gusti. (
Antara)
(lam)