Keajaiban di Kebakaran Gul Plaza Karachi: Gedung Hangus, Al-Qur'an Tetap Utuh
esti setiyowatiJum'at, 23 Januari 2026 - 14:06 WIB
Keajaiban di Kebakaran Gul Plaza Karachi: Gedung Hangus, Al-Quran Tetap Utuh. Foto: tangkapan layar.
LANGIT7.ID-, Karachi - Di balik tragedi kebakaran hebat yang melanda Gul Plaza di Karachi, Pakistan, tim penyelamat menemukan fenomena yang mengejutkan di dalam masjid pusat perbelanjaan tersebut.
Kobaran api yang terjadi sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Senin, (19/1/2026) menghanguskan bangunan dan menelan sedikitnya 67 korban jiwa, namun sejumlah mushaf Al-Qur'an ditemukan dalam kondisi utuh tanpa tersentuh api.
Memasuki hari keempat proses evakuasi, sebuah rekaman video memperlihatkan petugas dengan takzim memindahkan kitab-kitab suci tersebut dari tumpukan puing, memastikan area ibadah tersebut bebas dari korban jiwa.
Seperi dilaporkan Daily Times, saat tim pemadam berhasil menembus lantai satu, sebuah rekaman amatir dari petugas penyelamat viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan tumpukan Al-Quran yang tetap utuh di dalam masjid meskipun gedung dikepung api.
“Masjid di lantai pertama telah dikosongkan, dan tidak ada orang di dalamnya,” kata petugas tersebut dalam rekaman video, menambahkan bahwa masjid tidak menunjukkan kerusakan akibat kebakaran.
Petugas dalam video itu mengklarifikasi bahwa pada Senin pukul 23.00 waktu setempat, masjid dalam keadaan kosong dan sama sekali tidak tersentuh api, sekaligus menepis isu adanya korban yang terjebak di sana.
Meski demikian, tim Rescue 1122 dan Karachi Metropolitan Corporation tetap waspada karena struktur bangunan mulai rapuh dan rawan runtuh akibat panas ekstrem.
Dikutip dari AP, Jumat (23/1/2026), kebakaran dahsyat di mal Gul Plaza di Karachi, Pakistan menelan korban hingga 67 orang per Kamis (22/1/2026).
Berdasarkan keterangan dari dr. Summaiya Syed, ahli bedah kepolisian Karachi, proses pencarian korban di reruntuhan Gul Plaza masih terus diupayakan oleh tim penyelamat.
Ia menjelaskan bahwa tantangan utama dalam proses identifikasi adalah kondisi jenazah yang mayoritas ditemukan dalam keadaan tidak utuh.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”