LANGIT7.ID, Yerusalem,- - Perdana Menteri Israel,
Benjamin Netanyahu, mengunggah video dirinya tengah menikmati secangkir kopi di sebuah kafe pada Ahad (15/3/2026), setelah beredar rumor yang menyebut dirinya tewas atau terluka akibat serangan
rudal Iran.Isu tersebut sebelumnya disiarkan oleh media pemerintah Iran dan kemudian menyebar luas di media sosial di negara tersebut.
Dalam video yang diunggah melalui akun
Telegram pribadinya, Netanyahu terlihat duduk santai di sebuah kafe di pinggiran kota Yerusalem sambil berbincang dengan seorang ajudannya.
Baca juga: Netanyahu Tidak Muncul Empat Hari, Spekulasi Tewas dalam Serangan Iran MunculDalam percakapan itu, sang ajudan menanyakan langsung soal
rumor kematian yang beredar. Netanyahu kemudian merespons dengan permainan kata dalam
bahasa Ibrani.Menggunakan istilah “mati” yang dalam slang Ibrani juga bisa berarti “sangat menyukai”, Netanyahu menjawab sambil meraih secangkir kopi.
“Saya tergila-gila dengan kopi. Dan Anda tahu? Saya juga tergila-gila dengan rakyat saya,” ujarnya.
Kantor berita Reuters melaporkan telah memverifikasi lokasi video tersebut melalui pencocokan dengan gambar arsip kafe yang menunjukkan interior serupa.
Tanggal pengambilan video juga dikonfirmasi melalui sejumlah foto dan video lain yang diunggah oleh pihak kafe pada hari yang sama.
Sejak
Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, aktivitas Netanyahu di lapangan relatif tertutup dari akses media.
Baca juga: Perang Iran vs AS-Israel: Menakar Poros Baru dan Visi Perdamaian Dunia Tanpa Trump-NetanyahuIa tercatat telah mengunjungi sedikitnya dua kota yang terdampak serangan rudal Iran, serta sejumlah fasilitas penting seperti rumah sakit, pelabuhan, dan pangkalan militer. Namun, dokumentasi kunjungan tersebut sebagian besar hanya dibagikan oleh kantornya.
Netanyahu sendiri dikenal jarang memberikan wawancara kepada media Israel maupun menggelar konferensi pers secara langsung.
Konferensi pers pertamanya sejak konflik berlangsung baru digelar pada Kamis lalu melalui sambungan video, format yang sebelumnya juga digunakan saat perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juni lalu.
Sejak konflik meningkat, pemerintah Israel memberlakukan pembatasan keamanan darurat yang melarang kerumunan publik. Sebagian besar warga diminta tetap berada di rumah atau dekat dengan tempat perlindungan seperti bunker dan ruang aman.
Sekolah-sekolah di sebagian besar wilayah Israel juga ditutup sebagai bagian dari langkah mitigasi keamanan.
Video Netanyahu yang menunjukkan dirinya dalam kondisi sehat pun menjadi sorotan, sekaligus bantahan langsung terhadap rumor yang sempat ramai beredar di tengah situasi konflik yang masih memanas.
Baca juga: Trump umumkan rencana perdamaian Gaza, Netanyahu beri dukungan(est)