LANGIT7.ID-, Teheran -
Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengkritik kegagalan komunitas internasional, dalam menghentikan Israel menyerang sejumlah negara di kawasan tersebut. Ia juga menyoroti ketidakstabilan yang melanda Timur Tengah.
Saat berbicara dalam acara peringatan pemakaman mendiang
Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Pezeshkian menyatakan bahwa kepemimpinan baru Iran memikul tanggung jawab besar untuk berupaya memperkuat persatuan Islam dan memperluas solidaritas di antara negara-negara Muslim. Melansir
AlJazeera, Senin (6/7/2026).
Dalam kesempatan berbeda,
Presiden Turki Erdogan melancarkan tuduhan terhadap Israel yang dinilai telah merusak nota kesepahaman yang baru-baru ini dicapai antara AS dan Iran. Ia menambahkan bahwa Turki "siap mendukung segala upaya untuk mewujudkan perdamaian di kawasan tersebut".
Erdogan dari Turki menyatakan Israel tidak boleh dibiarkan 'mengacaukan' kesepakatan AS-Iran
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa upaya perdamaian di Timur Tengah tidak akan berhasil tanpa dukungan kawasan, seraya menambahkan bahwa Israel tidak boleh dibiarkan "mengacaukan" kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran.
Baca juga: Erdogan Soroti Krisis Dunia Islam, Serukan Persatuan Hadapi Konflik GlobalSaat berbicara di Istanbul bersama Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, Erdogan mengatakan bahwa tidak ada solusi yang dapat bertahan lama jika tidak didasarkan pada kehendak dan kontribusi negara-negara di kawasan tersebut.
"Kami memantau dengan saksama upaya pemerintah Israel untuk menghancurkan kesepakatan [AS-Iran] tersebut. Pemerintah Israel saat ini, yang kecanduan perang, tidak boleh dibiarkan kembali membanjiri kawasan kita dengan bau mesiu dan darah," tambahnya, dikutip dari AlJazeera.
Pemimpin Erdogan telah berulang kali menuduh Israel mencoba merusak nota kesepahaman AS-Iran, dan juga berulang kali mengutuk serangan Israel di Gaza, Lebanon, dan Suriah.
Seperti diberitakan, dalam beberapa hari ini Israel masih terus melancarkan serangan ke Palestina dan Lebanon.
Baca juga: Kesepakatan Damai Amerika-Iran, Apa yang Didapat Kedua Belah Pihak?Pada 4 Juli, menurut laporan kantor berita Wafa, serangan pesawat nirawak (drone) Israel telah menewaskan warga Palestin dan melukai sejumlah orang lainnya di kamp pengungsi Jabalia, Gaza utara.
Kemudian serangan Israel terhadap Lebanon selatan terus berlanjut. Kantor Berita Nasional Lebanon melaporkan bahwa serangan Israel telah menghantam kota al-Mansouri dan Tallousah beberapa hari belakangan.
Serangan-serangan ini terjadi meskipun ada kesepakatan kerangka kerja kontroversial yang ditandatangani akhir bulan lalu oleh Israel, Lebanon, dan AS, yang bertujuan untuk memperkuat gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Hizbullah.
(lsi)