Iran menerima pesan dari Amerika Serikat melalui mediator sebagai langkah awal menuju kemungkinan pembicaraan.Donald Trump mengklaim kedua pihak telah melakukan pembicaraan positif dan berpeluang mencapai kesepakatan.AS menunda ancaman serangan terhadap infrastruktur Iran selama lima hari dengan syarat negosiasi berjalan.Kabar ini memicu harapan perdamaian dan berdampak pada pasar global, termasuk turunnya harga minyak.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengunggah video dirinya tengah menikmati secangkir kopi di sebuah kafe pada Ahad (15/3/2026), setelah beredar rumor yang menyebut dirinya tewas atau terluka akibat serangan rudal Iran.
Harga minyak mentah dunia tercatat naik selama tiga hari berturut-turut hingga Selasa pagi, menyusul ancaman serius terhadap jalur distribusi vital di Selat Hormuz yang meningkatkan kekhawatiran stabilitas pasokan energi dunia.
Ribuan warga Amerika Serikat (AS) terperangkap di Iran. Bahkan setidaknya enam tahanan yang merupakan warga negara AS atau penduduk tetap. Mereka khawatir akan digunakan sebagai alat tawar-menawar dalam perang yang semakin memanas antara Iran dengan AS dan Israel.
Pengganti Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan mendadak Amerika Serikat (AS) dan Israel kini dalam proses pencarian. Para pemimpin Iran tengah berupaya keras untuk itu. Lima nama menjadi kandidat teratas.
Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jamaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jamaah dapat pulang secara bertahap dan tertib, ujar Ichsan di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Pasangan selebriti Meisya Siregar dan Bebi Romeo terkena dampak perang Iran vs AS-Israel. Diketahui Meisya dan Bebi tengah berada di Mekkah dalam rangka ibadah umrah.
Pemerintah Inggris belum secara eksplisit menyatakan apakah mereka mendukung serangan Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran, atau menganggap serangan itu sah. Namun dengan tegas Inggris menyatakan tidak ikut ambil bagian dalam serangan tersebut.
Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer mengatakan bahwa Inggris mengizinkan permintaan Amerika Serikat (AS) menggunakan pangkalan militer Inggris, untuk serangan defensif terhadap situs rudal Iran. Namun menolak terlibat dalam aksi ofensif AS dan Israel.
Badan intelijen Israel dan Amerika Serikat termasuk CIA selama berbulan-bulan diam-diam mengawasi pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, hingga menanti momen yang tepat untuk menyerang.
Pasca-tewasnya sang Pemimpin Tertinggi dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel, teka-teki mengenai suksesi kekuasaan yang rumit mulai menjadi sorotan utama dunia.