Tafsir
Al-Qur'an itu adalah kitab yang tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang, baik pada masa lalu dan yang akan datang, kitab yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji.
Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada sesuatu pun yang membatalkan ayat-ayat Al-Quran, walaupun itu kitab-kitab Allah yang terdahulu, seperti Taurat, Zabur, dan Injil, dan tidak satu pun kitab Allah yang datang setelah Al-Quran. Arti ini sesuai dengan pendapat Said bin Jubair dan al-Kalbi.
Pada akhir ayat ini diterangkan bahwa seluruh Al-Quran itu benar, tidak ada yang salah sedikit pun, karena Al-Quran berasal dari Allah, Tuhan semesta alam. Semua yang berasal dari Allah adalah benar belaka, tidak ada satu pun yang kurang, yang salah, atau tidak sempurna. Dia Mahabijaksana dan Maha Terpuji.
sumber: kemenag.go.id
Keterangan mengenai QS. Fussilat
Surat Fushshilat terdiri atas 54 ayat, termasuk golongan surat-surat Makkiyyah, diturunkan sesudah surat Al Mu'min. Dinamai
Fushshilat (yang dijelaskan) karena ada hubungannya dengan perkataan
Fushshilat yang terdapat pada permulaan surat ini yang berarti
yang dijelaskan. Maksudnya ayat-ayatnya diperinci dengan jelas tentang hukum-hukum, keimanan, janji dan ancaman, budi pekerti, kisah, dan sebagainya. Dinamai juga dengan
Haa Miim dan As Sajdah karena surat ini dimulai dengan
Haa Miim dan dalam surat ini terdapat ayat Sajdah.