Ustaz Abdul Somad Paparkan 3 Manfaat Datang ke Majelis Ilmu
Jaja Suhana
Ahad, 16 Januari 2022 - 08:16 WIB
Ustaz Abdul Somad. (Foto: Antara).
Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan tiga manfaat umat muslim datang ke majelis ilmu. Hal itu ia sampaikan dalam acara Tabligh Akbar yang diadakan Masjid Darrul Falaah Petukangan Utara Jakarta Selatan, akhir pekan ini.
Pertama, kata UAS adalah menyambung tali silaturahmi "Siapa yang mau lapang rezekinya, mau panjang umurnya, hendaklah dia sering menyambung tali silaturahmi," ujar UAS menyampaikan sebuah hadis, dikutip Ahad (16/1/2021).
Ia mengatakan umat muslim menghadiri majelis ilmu salah satunya karena cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Kecintaan tersebut dibuktikan dengan menghidupkan sunnahnya dan menjaga kelestarian ajarannya dari penyimpangan-penyimpangan.
"Katakan Ya Muhammad, kalau kalian cinta kepada Allah, ikutilah aku (Rasulullah Saw)," ujar UAS.
Baca Juga:Dihadiri UAS, Masjid Daarul Falaah Petukangan Gelar Tabligh Akbar
UAS mengatakan, kecintaan nabi Muhammad kepada umatnya sudah pasti, walaupun nabi tidak pernah berjumpa dengan umatnya di akhir zaman. Nabi Muhammad begitu cinta kepada umatnya sampai rela terluka pada Perang Uhud dan tidak mau berdoa agar kaum yang menyerangnya, yakni pasukan Abu Sufyan dibinasakan.
"Syafaatan li ummati. Doa itu beliau simpan demi untuk kita umatnya nanti di yaumil akhir," ujar UAS.
Pertama, kata UAS adalah menyambung tali silaturahmi "Siapa yang mau lapang rezekinya, mau panjang umurnya, hendaklah dia sering menyambung tali silaturahmi," ujar UAS menyampaikan sebuah hadis, dikutip Ahad (16/1/2021).
Ia mengatakan umat muslim menghadiri majelis ilmu salah satunya karena cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Kecintaan tersebut dibuktikan dengan menghidupkan sunnahnya dan menjaga kelestarian ajarannya dari penyimpangan-penyimpangan.
"Katakan Ya Muhammad, kalau kalian cinta kepada Allah, ikutilah aku (Rasulullah Saw)," ujar UAS.
Baca Juga:Dihadiri UAS, Masjid Daarul Falaah Petukangan Gelar Tabligh Akbar
UAS mengatakan, kecintaan nabi Muhammad kepada umatnya sudah pasti, walaupun nabi tidak pernah berjumpa dengan umatnya di akhir zaman. Nabi Muhammad begitu cinta kepada umatnya sampai rela terluka pada Perang Uhud dan tidak mau berdoa agar kaum yang menyerangnya, yakni pasukan Abu Sufyan dibinasakan.
"Syafaatan li ummati. Doa itu beliau simpan demi untuk kita umatnya nanti di yaumil akhir," ujar UAS.