LANGIT7.ID, Jakarta - Penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS) menjelaskan tiga manfaat umat muslim datang ke majelis ilmu. Hal itu ia sampaikan dalam acara Tabligh Akbar yang diadakan Masjid Darrul Falaah Petukangan Utara Jakarta Selatan, akhir pekan ini.
Pertama, kata UAS adalah menyambung tali silaturahmi "Siapa yang mau lapang rezekinya, mau panjang umurnya, hendaklah dia sering menyambung tali silaturahmi," ujar UAS menyampaikan sebuah hadis, dikutip Ahad (16/1/2021).
Ia mengatakan umat muslim menghadiri majelis ilmu salah satunya karena cinta kepada Nabi Muhammad Saw. Kecintaan tersebut dibuktikan dengan menghidupkan sunnahnya dan menjaga kelestarian ajarannya dari penyimpangan-penyimpangan.
"Katakan Ya Muhammad, kalau kalian cinta kepada Allah, ikutilah aku (Rasulullah Saw)," ujar UAS.
Baca Juga: Dihadiri UAS, Masjid Daarul Falaah Petukangan Gelar Tabligh AkbarUAS mengatakan, kecintaan nabi Muhammad kepada umatnya sudah pasti, walaupun nabi tidak pernah berjumpa dengan umatnya di akhir zaman. Nabi Muhammad begitu cinta kepada umatnya sampai rela terluka pada Perang Uhud dan tidak mau berdoa agar kaum yang menyerangnya, yakni pasukan Abu Sufyan dibinasakan.
"Syafaatan li ummati. Doa itu beliau simpan demi untuk kita umatnya nanti di yaumil akhir," ujar UAS.
Kedua, menuntut Ilmu, UAS mengatakan di majelis ilmu, umat diajarkan mengenai kisah perjuangan Nabi Muhammad Saw menyebarkan ajaran Islam. Selain itu di dalam majelis ilmu juga diajarkan akhlak nabi, cara nabi bergaul dengan keluarga, tetangga, dan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Man kharaja fi thalabil ilmi fahua fi sabilillah hatta yarji'a: Barangsiapa yang keluar menuntut ilmu, maka dia sama saja dengan jihad fi sabilillah sampai dia pulang ke rumah," ujar UAS kembali menyampaikan sebuah hadis.
Baca Juga: UAS Ingatkan Kaum Muslim Terus Beramar Makruf Nahi Mungkar"Barangsiapa melewati suatu jalan dan di sepanjang jalan itu ia mencari ilmu, maka dimudahkan Allah baginya jalan ke surga," imbuhnya.
Ketiga, melembutkan hati yang keras. Hati yang keras adalah dampak dari banyaknya dosa dan kemaksiatan yang dilakukan. Dengan membaca dan mendengarkan Al-Qur'an secara terus menerus dapat membuat hati menjadi lembut.
Baca Juga: Bagaimana Hukum Baca Doa Iftitah dalam Shalat? Ini Kata UlamaUAS mengatakan majelis ilmu juga dapat membuat pikiran dan hati menjadi tenang. Dengan aktifitas yang padat sepanjang hari, maka orang muslim sebaiknya mengikuti majelis ilmu apabila diadakan di dekat tempat tinggalnya.
"Maka jangan salah ada yang tidur saat pengajian, berarti dia sudah menemukan ketenangan di dalam masjid," ujar UAS berkelakar.
Baca Juga: Apa Hukumnya Membawa Ponsel Berisi Aplikasi Alquran ke Toilet?(zhd)