Kemenag Hentikan Sementara Pengiriman Jamaah Umrah
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 17 Januari 2022 - 04:30 WIB
Dirjen PHU Hilman Latief saat melepas 419 jemaah umrah. Foto: Humas Kemenag RI.
Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan untuk menghentikan pengiriman jamaah umrah ke Tanah Suci dalam upaya mengevaluasi skema One Gate Policy (OGP).
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman mengatakan penghentian sementara ini dilakukan untuk mengkaji konsep OGP secara menyeluruh.
"Kita akan melihat perkembangan yang terjadi, di saat virus Omicron makin berkembang di beberapa negara termasuk Indonesia dan Arab Saudi," ujar Hilman, dalam siaran pers, Minggu (16/1/2022).
Baca juga:Jamaah Umrah Indonesia Perdana sejak Pandemi Tiba di Arab Saudi
Sejak dibuka penerbangan perdana pada 8 Januari 2022., ada Sekitar 1.731 jamaah diberangkatkan melalui Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede Jakarta.
Melalui skema OGP, mewajibkan seluruh jamaah umrah yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede langsung melakukan penapisan (screening) kesehatan dan kelengkapan dokumen.
Jamaah umrah yang berangkat 8 Januari akan kembali ke Indonesia tanggal 17 Januari 2022. Sekembalinya jamaah ke Indonesia, Kemenag akan mengevaluasi serta melihat ada atau tidaknya jamaah yang terdeteksi Omicron.
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman mengatakan penghentian sementara ini dilakukan untuk mengkaji konsep OGP secara menyeluruh.
"Kita akan melihat perkembangan yang terjadi, di saat virus Omicron makin berkembang di beberapa negara termasuk Indonesia dan Arab Saudi," ujar Hilman, dalam siaran pers, Minggu (16/1/2022).
Baca juga:Jamaah Umrah Indonesia Perdana sejak Pandemi Tiba di Arab Saudi
Sejak dibuka penerbangan perdana pada 8 Januari 2022., ada Sekitar 1.731 jamaah diberangkatkan melalui Asrama Haji Embarkasi Pondok Gede Jakarta.
Melalui skema OGP, mewajibkan seluruh jamaah umrah yang tiba di Asrama Haji Pondok Gede langsung melakukan penapisan (screening) kesehatan dan kelengkapan dokumen.
Jamaah umrah yang berangkat 8 Januari akan kembali ke Indonesia tanggal 17 Januari 2022. Sekembalinya jamaah ke Indonesia, Kemenag akan mengevaluasi serta melihat ada atau tidaknya jamaah yang terdeteksi Omicron.