home edukasi & pesantren

Alasan Ulama Nusantara Bisa Masyhur di Dunia Arab

Sabtu, 22 Januari 2022 - 18:55 WIB
Ilustrasi (foto: istimewa)
Mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Al-Azhar Kairo, Fikri Lahib, menjelaskan alasan ulama-ulama Nusantara bisa sampai dan masyhur di Tanah Arab. Bahkan, para ulama ini memiliki kitab-kitab menggunakan aksara Pegon dicetak di Mesir.

Di antaranya ulama tersebut ialah Syaikh Nawawi Al Bantani, Syaikh Khatib Al Minangkabawi, Syaikh Yasin Al Fadani, Syaikh Nuruddin Arraniri dan seterusnya.

Di Arab, mereka yang berasal dari Nusantara mendapat sebutan Jawi, sebutan itu untuk orang-orang yang berasal dari Asia Tenggara secara umum seperti Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, sampai Vietnam. Dalam peta Muhammad Al-Idrisi, pelopor ilmu geografi, daerah tersebut disebut dituliskan Kepulauan Jawa.

"Intinya, sejak zaman Al-Idrisi ini orang-orang Arab sudah berniaga ke daerah Jawa," kata Fikri melalui kanal youtube Lukman Hakim, dikutip Sabtu (22/1/2022).

Dari sini, bisa disimpulkan, orang Jawi adalah orang-orang yang berasal dari Asia tenggara, memiliki rumpun yang sama, yang memiliki latar belakang kehidupan yang sama, dan terikat oleh satu hal yakni tulisan Jawi.

"Jadi, orang-orang di sini terikat oleh satu hal, yakni tulisan Jawi. Tulisan Jawi adalah tulisan arab yang dimodifikasi, atau diubah sedikit untuk mengikuti lahjat yang berasal dari tanah Jawa," kata Fikri.

Dari situ pula, bisa disimpulkan bahwa ulama Jawi adalah ulama-ulama yang berasal dari Asia Tenggara yang terikat satu hal yakni tulisan Jawi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
jejak ulama kiprah ulama nusantara dunia islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya