Pesantren Rhoma Irama, Desain Bernuansa Alam dan Instagramable
Muhajirin
Rabu, 26 Januari 2022 - 20:30 WIB
Raja Dangdut Haji Rhoma Irama (foto: merdeka)
Pendidikan merupakan wadah efektif untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Namun, masih banyak anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan pendidikan layak karena kendala biaya.
Maka itu, Raja Dangdut Raden Haji Oma Irama atau akrab disapa Rhoma Irama membangun perguruan Islam untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui institusi pendidikan. Institusi tersebut mengambil sistem pondok pesantren sebagai pondasi utama.
Rhoma Irama bahkan telah me-launching pembangunan Perguruan Islam Rhoma Irama di Karawang, Sabtu (22/1/2022) lalu. Institusi pendidikan tersebut akan ikut menjabarkan perjalanan karirnya selama berkarya di dunia seni dan hiburan.
Rhoma Irama mengaku selalu melibatkan agama dan politik dalam berkesenian. Itu menjadi satu nafas yang tak bisa dipisahkan. Belum lagi, pria kelahiran Tasikmalaya itu sudah lama memiliki keinginan membangun pesantren, namun baru terwujud pada 2022.
"Pernah waktu itu, 10 atau 15 tahun lalu, saya punya sebidang tanah untuk mendirikan Perguruan Islam Soneta. Proposal semua sudah lengkap, tapi karena satu dan lain hal akhirnya tanah itu lepas," kata Rhoma, dikutip kanal YouTube salah satu televisi swasta, Rabu (26/1/2022).
Pesantren yang didirikan itu meliputi jenjang SMP hingga SMA. Tak hanya itu, pesantren itu gratis untuk masyarakat tidak mampu. "Ini seperti boarding school. Rincinya akan dibangun secara bertahap," ucap Rhoma.
Ayah dari Ridho Rhoma itu berharap pembangunan pesantren tersebut bisa ikut berkontribusi bagi masyarakat. "Mudah-mudahan bisa berkontribusi untuk membangun iman, taqwa, dan intelektualitas," katanya.
Maka itu, Raja Dangdut Raden Haji Oma Irama atau akrab disapa Rhoma Irama membangun perguruan Islam untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui institusi pendidikan. Institusi tersebut mengambil sistem pondok pesantren sebagai pondasi utama.
Rhoma Irama bahkan telah me-launching pembangunan Perguruan Islam Rhoma Irama di Karawang, Sabtu (22/1/2022) lalu. Institusi pendidikan tersebut akan ikut menjabarkan perjalanan karirnya selama berkarya di dunia seni dan hiburan.
Rhoma Irama mengaku selalu melibatkan agama dan politik dalam berkesenian. Itu menjadi satu nafas yang tak bisa dipisahkan. Belum lagi, pria kelahiran Tasikmalaya itu sudah lama memiliki keinginan membangun pesantren, namun baru terwujud pada 2022.
"Pernah waktu itu, 10 atau 15 tahun lalu, saya punya sebidang tanah untuk mendirikan Perguruan Islam Soneta. Proposal semua sudah lengkap, tapi karena satu dan lain hal akhirnya tanah itu lepas," kata Rhoma, dikutip kanal YouTube salah satu televisi swasta, Rabu (26/1/2022).
Pesantren yang didirikan itu meliputi jenjang SMP hingga SMA. Tak hanya itu, pesantren itu gratis untuk masyarakat tidak mampu. "Ini seperti boarding school. Rincinya akan dibangun secara bertahap," ucap Rhoma.
Ayah dari Ridho Rhoma itu berharap pembangunan pesantren tersebut bisa ikut berkontribusi bagi masyarakat. "Mudah-mudahan bisa berkontribusi untuk membangun iman, taqwa, dan intelektualitas," katanya.