LANGIT7.ID, Jakarta - Pendidikan merupakan wadah efektif untuk melahirkan sumber daya manusia (SDM) unggul. Namun, masih banyak anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan pendidikan layak karena kendala biaya.
Maka itu, Raja Dangdut Raden Haji Oma Irama atau akrab disapa Rhoma Irama membangun perguruan Islam untuk turut serta mencerdaskan kehidupan bangsa melalui institusi pendidikan. Institusi tersebut mengambil sistem pondok pesantren sebagai pondasi utama.
Rhoma Irama bahkan telah me-
launching pembangunan Perguruan Islam Rhoma Irama di Karawang, Sabtu (22/1/2022) lalu. Institusi pendidikan tersebut akan ikut menjabarkan perjalanan karirnya selama berkarya di dunia seni dan hiburan.
Rhoma Irama mengaku selalu melibatkan agama dan politik dalam berkesenian. Itu menjadi satu nafas yang tak bisa dipisahkan. Belum lagi, pria kelahiran Tasikmalaya itu sudah lama memiliki keinginan membangun pesantren, namun baru terwujud pada 2022.
"Pernah waktu itu, 10 atau 15 tahun lalu, saya punya sebidang tanah untuk mendirikan Perguruan Islam Soneta. Proposal semua sudah lengkap, tapi karena satu dan lain hal akhirnya tanah itu lepas," kata Rhoma, dikutip kanal
YouTube salah satu televisi swasta, Rabu (26/1/2022).
Pesantren yang didirikan itu meliputi jenjang SMP hingga SMA. Tak hanya itu, pesantren itu gratis untuk masyarakat tidak mampu. "Ini seperti boarding school. Rincinya akan dibangun secara bertahap," ucap Rhoma.
Ayah dari Ridho Rhoma itu berharap pembangunan pesantren tersebut bisa ikut berkontribusi bagi masyarakat. "Mudah-mudahan bisa berkontribusi untuk membangun iman, taqwa, dan intelektualitas," katanya.
Mengutip laman
Media Indonesia, hal unik dari penerimaan pesantren ini adalah Rhoma Irama mengutamakan siswa putus sekolah dari kalangan tidak mampu, seperti fakir miskin dan anak yatim piatu.
Maka itu, dia tidak menarik biaya dari siswa tersebut. Segala pembiayaan akan dipenuhi melalui dana wakaf. Itu sebenarnya sudah dilakukan pria berusia 75 tahun itu dalam menjalankan tingkat taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) di Masjid Husnul Khatimah, Jakarta.
Pesantren Didesain Bernuansa AlamRhoma Irama mendesain pesantren itu memiliki area pertanian dan perikanan. Itu agar para santri yang tinggal di asrama dapat belajar bertani, berkebun, dan beternak ikan. Di samping itu, akan ada klinik dan masjid.
Terdapat pula area olahraga yang sejalan dengan sunah Rasul seperti memanah dan berkuda. Rhoma Irama ingin para santri dapat bersekolah dengan nyaman. Maka itu, ia mendesain pesantren yang bernuansa alam,
cozy, dan
Instagrammable.
(jqf)