Raja Dangdut Haji Oma Irama atau akrab disapa Rhoma Irama membangun perguruan Islam untuk turut mencerdaskan kehidupan bangsa melalui institusi pendidikan.
Menjadi tunanetra bukan halangan untuk berkarya. Seperti yang dilakukan Ustadz Ridwan Effendi, seorang tunanetra yang mampu mendirikan pesantren di daerah Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.
Kiai Maung merupakan mantan preman. Itulah yang membuat dia tahu cara merebut hati orang-orang yang hidup di jalanan. Saat memimpin pondok pesantren pun, ia mendedikasikan hidupnya untuk mengayomi orang-orang yang dipandang sebelah mata oleh masyarakat.
Muhammad Abdul Mu'min atau Kiai Maung merupakan salah satu Kiai nyentrik di Jawa Barat. Sosoknya yang sangat namun berhati lembut berhasil membimbing para preman menemukan hidayah.
Bertato tapi ngaji. Pemandangan tersebut lazim terlihat jika berkunjung ke Pesantren Raudhatul Hasanah, Subang, Jawa Barat. Konsep dasar pesantren ini memang memeluk hati orang-orang termarjinalkan di tengah masyarakat, seperti anak-anak jalanan hingga preman.
Pesantren ini memiliki kegiatan ekstrakurikuler motocross. Kegiatan itu tak hanya untuk mengembangkan motorik, mental dan skill para santri, tapi berhasil membuat santri meraih prestasi.
Pada umumnya, perayaan dilakukan dengan mengadakan pengajian di masjid, majelis taklim, dan mushola. Ada pula yang memiliki tradisi unik dalam merayakan maulid Nabi. Berikut di antaranya.
Pesantren identik dengan lembaga pendidikan untuk memperdalam ilmu agama. Namun seiring perkembangan zaman, banyak pesantren didirikan untuk menangani masalah sosial tertentu dengan pendekatan islami. Salah satunya pesantren yang didirikan khusus untuk orang gangguan mental.
Pondok Bodho Al-Frustasi Caruban Lasem Jawa Tengah merupakan salah satu pondok pesantren unik yang ada di Tanah Air. Di pondok ini, umumnya para santri yang menimba ilmu merupakan pemuda-pemuda yang mengalami depresi, frustasi, atau orang-orang putus asa dengan beban hidup.