Cegah Kanker Serviks dengan Vaksinasi HPV
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 05 Februari 2022 - 07:11 WIB
Ilustrasi sistem reproduksi wanita. Foto: LANGIT7/iStock
Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia. Karena itu mememerlukan intervensi melalui vaksinasi sebagai pencegahan primer.
Konsultan Onkologi Ginekolog dan Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), dr. Brahmana Askandar mengatakan data dari Global Burden Cancer (GLOBOCAN) 2020, ada 36.633 kasus kanker serviks di Indonesia dan membunuh 57 perempuan setiap harinya.
Baca juga: Dokter Muslim Telah Temukan Obat Kanker Sejak Abad ke-12
“Artinya, lebih dari 21.000 keluarga di Indonesia setiap tahunnya ditinggalkan oleh ibu, anak perempuan atau istri karena kanker serviks," kata dr Brahmana melalui keterangan tertulis.
Angka kasus ini mengakibatkan beban sosial besar bagi kelangsungan dan kesejahteraan keluarga Indonesia. Ia menambahkan, human papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama dari kanker serviks.
"Secara medis diketahui HPV adalah penyebab utama kanker serviks dan dapat dicegah melakui vaksinasi HPV" kata dr Brahmana.
Dalam kesempatan tersebut, konsultan onkologi dan ginekologi dr. Andrijono mengatakan vaksinasi HPV terbukti berhasil menurunkan angka kasus kanker serviks 40 persen.
Konsultan Onkologi Ginekolog dan Ketua Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI), dr. Brahmana Askandar mengatakan data dari Global Burden Cancer (GLOBOCAN) 2020, ada 36.633 kasus kanker serviks di Indonesia dan membunuh 57 perempuan setiap harinya.
Baca juga: Dokter Muslim Telah Temukan Obat Kanker Sejak Abad ke-12
“Artinya, lebih dari 21.000 keluarga di Indonesia setiap tahunnya ditinggalkan oleh ibu, anak perempuan atau istri karena kanker serviks," kata dr Brahmana melalui keterangan tertulis.
Angka kasus ini mengakibatkan beban sosial besar bagi kelangsungan dan kesejahteraan keluarga Indonesia. Ia menambahkan, human papillomavirus (HPV) adalah penyebab utama dari kanker serviks.
"Secara medis diketahui HPV adalah penyebab utama kanker serviks dan dapat dicegah melakui vaksinasi HPV" kata dr Brahmana.
Dalam kesempatan tersebut, konsultan onkologi dan ginekologi dr. Andrijono mengatakan vaksinasi HPV terbukti berhasil menurunkan angka kasus kanker serviks 40 persen.