home lifestyle muslim

Omicron Picu Ganggungan Psikosomatik, Pakar UI: Jangan Sepelekan

Rabu, 09 Februari 2022 - 09:06 WIB
Rasa cemas merupakan salah satu gejala gangguan psikosomatik. Foto: LANGIT7/iStock
Mengacu dari tingkat penyebaran varian Omicron di Tanah Air saat ini, Indonesia disebut telah memasuki gelombang ketiga Covid-19.

Omicron yang memiliki tingkat penularan lebih cepat, membuat kasus positif Covid-19 semakin meningkat pula. Data Kementerian Kesehatan melaporkan, kasus harian Covid-19 di Indonesia tembus hingga lebih dari 37 ribu orang.

dr. Hamzah Shatri, dari Divisi Psikosomatik dan Paliatif FKUI-RSCM menyebutkan, pandemi Covid-19 varian Omicron menyebabkan peningkatan gangguan psikosomatik. Gangguan ini dapat terjadi pada mereka yang terinfeksi virus maupun tidak.

Baca juga: Pemerintah Percepat Vaksinasi hingga Telemedisin Hadapi Omicron

"Rasa khawatir akan tertular, khawatir mengenai stigma, pengalaman pandemi, isolasi sosial merupakan beberapa faktor yang dapat menimbulkan gangguan psikosomatik saat pandemi," jelas dia seperti dilansir ui.ac.id.

Menurutnya, fenomena tersebut perlu mendapatkan perhatian khusus untuk segera diidentifikasi dan mendapatkan penanganan. Diperlukan edukasi kepada masyarakat untuk mengatur gejala panik, sehingga dapat terkendali dan meminimalisasi panik berlebihan.

"Panik dan rasa cemas berpotensi menimbulkan gangguan psikosomatik. Gangguan psikosomatik merupakan keluhan fisik (somatik) yang timbul atau dipengaruhi oleh pikiran atau emosi (psikis)," jelasnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
kesehatan universitas indonesia omicron
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya