Indonesia Kedatangan 2,7 Juta Vaksin Astrazeneca dari Australia
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 09 Februari 2022 - 18:05 WIB
Indonesia Kedatangan 22,7 Juta Vaksin Astrazeneca dari Australia. (Foto: Dok. Kominfo)
Indonesia kedatangan 2,7 juta dosis vaksin Covid-19 tahap ke-203, Rabu (9/2). Vaksin berjenis AstraZeneca ini merupakan donasi dari Pemerintah Australia.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kedatangan vaksin AstraZeneca tersebut. Menurutnya, kerja sama antar negara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan Covid-19.
Baca juga:Vaksin Merah Putih Akhirnya Masuk Tahap Uji Klinis
"Ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19. Donasi vaksin ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi," kata Usman dalam keterangan tertulisnya yang diterima Langit7.id.
Usman menjelaskan 2,7 juga dosis donasi pemerintah Australia ini membuat Indonesia memiliki ketersediaan vaksin mencapai 500 juta dosis dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Vaksin-vaksin tersebut didatangkan melalui berbagai macam jalur dan mekanisme, baik pembelian langsung maupun donasi negara sahabat.
Menurut Usman, vaksin yang sudah datang ini secepatnya didistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan stok vaksin dalam pelaksanaan program vaksinasi. Meskipun di satu sisi Indonesia melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk capaian vaksinasi.
"Ada beberapa wilayah yang capaiannya masih perlu dioptimalkan. Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok. Pemerintah akan terus mendatangkan vaksin untuk mencukupi kebutuhan bagi masyarakat," ujar Usman.
Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kedatangan vaksin AstraZeneca tersebut. Menurutnya, kerja sama antar negara-negara di dunia sangatlah penting dalam upaya penanganan Covid-19.
Baca juga:Vaksin Merah Putih Akhirnya Masuk Tahap Uji Klinis
"Ini merupakan wujud keseriusan pemerintah dalam upaya melindungi masyarakat dari ancaman Covid-19. Donasi vaksin ini sekaligus menunjukkan dekat dan eratnya hubungan kedua negara tetangga ini, termasuk dalam upaya penanganan pandemi," kata Usman dalam keterangan tertulisnya yang diterima Langit7.id.
Usman menjelaskan 2,7 juga dosis donasi pemerintah Australia ini membuat Indonesia memiliki ketersediaan vaksin mencapai 500 juta dosis dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun vaksin jadi. Vaksin-vaksin tersebut didatangkan melalui berbagai macam jalur dan mekanisme, baik pembelian langsung maupun donasi negara sahabat.
Menurut Usman, vaksin yang sudah datang ini secepatnya didistribusikan ke wilayah-wilayah yang membutuhkan stok vaksin dalam pelaksanaan program vaksinasi. Meskipun di satu sisi Indonesia melampaui target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk capaian vaksinasi.
"Ada beberapa wilayah yang capaiannya masih perlu dioptimalkan. Dengan kondisi geografis dan banyaknya jumlah penduduk, merupakan tantangan tersendiri untuk bisa segera mencapai terbangunnya herd immunity atau kekebalan kelompok. Pemerintah akan terus mendatangkan vaksin untuk mencukupi kebutuhan bagi masyarakat," ujar Usman.