Cara Mengelola Investasi Reksadana untuk Dana Pendidikan Anak
Muhajirin
Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:30 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Konsultan Finansial, Prita Hapsari Ghozie, mengatakan, investasi pendidikan sangat penting. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak membuka investasi pendidikan.
Menurut Prita, orang tua harus membedakan investasi untuk jenjang sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), juga jenjang perguruan tinggi. Variasi jenjang TK-SMA itu sangat luar biasa.
"Kalau kita berbicara TK sampai SMA itu variasinya luar biasa banget. itu bisa memulainya dari inflasi hanya 5 persen per tahun hingga 15 persen per tahun, kalau kita berbicara TK hingga SMA," kata Prita dalam webinar di kanal YouTube Bareksa, dikutip Sabtu (19/2/2022).
Ada beberapa hal yang mempengaruhi, seperti suatu sekolah sedang melakukan pembangunan atau tidak. Bila sedang membangun, inflasi biaya sekolah menjadi cukup tinggi, karena biasa membutuhkan uang pembangunan dan lain-lain.
"Tapi kalau tahap stabil mungkin pertumbuhannya atau kenaikannya tidak setinggi itu. Jadi, kembali lagi tergantung dari anak kita berada di tahun yang mana," ucap Prita.
Investasi untuk pendidikan tinggi juga menarik. Dia mencontohkan perguruan tinggi negeri. PTN, kata Prita, sangat bergantung pada peraturan pemerintah. Terdapat satu periode di mana tagihan biaya pendidikan mencakup uang semester dan uang SKS.
"Ada lagi periode uang kuliah tunggal, jadi mulai dari yang terjangkau untuk semua hingga memang kelasnya isinya hanya orang-orang mandiri atau paralel. Pertanyaannya kita kan tidak tahu anak kita masuk yang mana," kata Prita.
Menurut Prita, orang tua harus membedakan investasi untuk jenjang sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), juga jenjang perguruan tinggi. Variasi jenjang TK-SMA itu sangat luar biasa.
"Kalau kita berbicara TK sampai SMA itu variasinya luar biasa banget. itu bisa memulainya dari inflasi hanya 5 persen per tahun hingga 15 persen per tahun, kalau kita berbicara TK hingga SMA," kata Prita dalam webinar di kanal YouTube Bareksa, dikutip Sabtu (19/2/2022).
Ada beberapa hal yang mempengaruhi, seperti suatu sekolah sedang melakukan pembangunan atau tidak. Bila sedang membangun, inflasi biaya sekolah menjadi cukup tinggi, karena biasa membutuhkan uang pembangunan dan lain-lain.
"Tapi kalau tahap stabil mungkin pertumbuhannya atau kenaikannya tidak setinggi itu. Jadi, kembali lagi tergantung dari anak kita berada di tahun yang mana," ucap Prita.
Investasi untuk pendidikan tinggi juga menarik. Dia mencontohkan perguruan tinggi negeri. PTN, kata Prita, sangat bergantung pada peraturan pemerintah. Terdapat satu periode di mana tagihan biaya pendidikan mencakup uang semester dan uang SKS.
"Ada lagi periode uang kuliah tunggal, jadi mulai dari yang terjangkau untuk semua hingga memang kelasnya isinya hanya orang-orang mandiri atau paralel. Pertanyaannya kita kan tidak tahu anak kita masuk yang mana," kata Prita.