home edukasi & pesantren

UAS Paparkan Kelebihan Jadi Santri di Pondok Pesantren

Selasa, 01 Maret 2022 - 19:00 WIB
Ustadz Abdul Somad (foto: istimewa)
Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) memaparkan keuntungan anak-anak yang menjadi santri di pondok pesantren. Kelebihan tersebut hanya salah satu aspek di antara kelebihan-kelebihan lain.

Salah satu kelebihan paling mencolok adalah kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris dan bahasa Arab. Bahasa tak hanya dipakai untuk bercakap-cakap saja, tapi juga untuk mendalami kitab-kitab ulama terdahulu, atau kitab kuning.

"Itu salah satu kelebihan santri, diajak bahasa Arab oke, karena setiap hari baca Kitab Kuning, (berbicara) bahasa Inggris, oke. Mau pakai bahasa daerah, bisa. (Pakai) bahasa Indonesia, memang dia paling cinta NKRI," kata UAS saat menyapa santri di salah satu pondok pesantren yang ditayangkan kanal YouTube Ustadz Abdul Somad, dikutip Selasa (1/3/2022).

Baca juga: DMI: Pondok Pesantren Harus Jadi Lokomotif Perubahan

UAS menjelaskan, salah satu penyebab utama santri mampu menguasai bahasa asing dengan baik adalah karena faktor lingkungan. Santri berada di lingkungan pondok selama 24 jam. Mereka juga mendapat pendidikan non-stop.

"Bagaimana mungkin kita bisa paham bahasa orang lain, kalau kita cuma sekolah dari jam 08.00 masuk pulang jam 01.00, cabutnya tiga jam. Bertemannya hanya di sekitar lingkungan dekat rumahnya saja. Kalau tinggal di pesantren, mondoknya enam tahun, tujuh tahun," ucap UAS.

Kondisi itu yang membuat santri memiliki karakter kuat. Karakter itu terus dibawa meski sudah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren. Maka itu, UAS menganggap pesantren menjadi lembaga pendidikan terbaik di Tanah Air.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pesantren peran pesantren pondok pesantren al ahjah ustadz abdul somad
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya