Menparekraf Paparkan Keunggulan Kualitas Kuliner Khas Jambi
Hasanah syakim
Ahad, 06 Maret 2022 - 19:26 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno. (foto: Kemenparekraf)
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong Provinsi Jambi menjadi daerah yang mampu mengembangkan subsektor kuliner bercitarasa tinggi.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan potensi kuliner yang dimiliki Provinsi Jambi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif.
“Kuliner khas Jambi dapat lebih dikenal tidak hanya pasar domestik tapi juga global. Apalagi selama masa pandemi, kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang mampu bertahan,” ujar Sandiaga dalam keteragan pers dikutip Minggu (6/3/2022).
Menurutnya, beragam kuliner dapat ditemui di Jambi. Diantaranya yakni nasi gemuk, tempoyak, gulai tepek ikan, daging masak hitam, dan lainnya.
Baca juga:Kemenparekraf Luncurkan Program Percepatan Pemulihan Ekonomi
“Misalnya, tempoyak yang siap memanjakan lidah bagi siapa saja yang mencicipinya,” katanya.
Tempoyak menjadi makanan khas Jambi yang berasal dari buah durian yang difermentasi, dengan bahan utama olahan ikan, serta disantap dengan nasi hangat dan sambal.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan potensi kuliner yang dimiliki Provinsi Jambi ini dapat dimanfaatkan sebagai peluang pengembangan usaha bagi pelaku ekonomi kreatif.
“Kuliner khas Jambi dapat lebih dikenal tidak hanya pasar domestik tapi juga global. Apalagi selama masa pandemi, kuliner merupakan salah satu subsektor ekonomi kreatif yang mampu bertahan,” ujar Sandiaga dalam keteragan pers dikutip Minggu (6/3/2022).
Menurutnya, beragam kuliner dapat ditemui di Jambi. Diantaranya yakni nasi gemuk, tempoyak, gulai tepek ikan, daging masak hitam, dan lainnya.
Baca juga:Kemenparekraf Luncurkan Program Percepatan Pemulihan Ekonomi
“Misalnya, tempoyak yang siap memanjakan lidah bagi siapa saja yang mencicipinya,” katanya.
Tempoyak menjadi makanan khas Jambi yang berasal dari buah durian yang difermentasi, dengan bahan utama olahan ikan, serta disantap dengan nasi hangat dan sambal.