home masjid

Masjid Agung Paris: Simbol Islam di Prancis, Ramah pada Nonmuslim

Rabu, 09 Maret 2022 - 20:00 WIB
Grande Mosque de Paris (foto: Wikimedia)
Masjid tertua di Paris menjadi pusat komunitas muslim Prancis. Masjid yang dibangun pada 1926 itu awalnya didirikan untuk menghormati puluhan ribu tentara muslim yang gugur saat berperang untuk Prancis dalam Perang Dunia I.

Masjid Agung itu berfungsi sebagai payung untuk ratusan masjid di seluruh Prancis. Kepala Masjid Agung Paris, Dr Dalil Boubakeur, mengatakan, peran terbesar masjid tersebut adalah mempertahankan eksistensi umat Islam di Prancis.

“Kami ada untuk semua muslim,” kata Boubakeur, seperti dikutip laman middleeasteye, Rabu (9/3/2022).

Baca juga: Perjuangan Hak Kenakan Hijab, Pengacara Prancis Maju ke Pengadilan Tinggi

Pada saat yang sama, masjid tersebut tetap mempertahankan ciri khas Paris di setiap sudut bangunan. Setiap hari, ada ratusan muslim shalat berjamaah dari berbagai kota. Pada ibadah Jumat, jamaah masjid bisa mencapai ribuan.

Menariknya, masjid ini tidak bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. Pengurus masjid mempersilahkan setiap nonmuslim yang hendak berkunjung sekadar mencari ketenangan dan kenyamanan.

Di masjid itu, terdapat sebuah bangunan khusus yang menyediakan fasilitas umum bagi siapa saja, ada sauna, pancuran air panas, serta layanan pijat dan waxing. Selain itu, ada restoran yang menjadi tujuan favorit warga kota. Restoran itu menyajikan banyak pilihan menu seperti teh mint segar dan berbagai hidangan seperti couscous dan tagine.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
islam di eropa masjid fungsi masjid prancis
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya