home global news

Juru Damai, Posisi Umat Islam di Tengah Konflik Rusia-Ukraina

Kamis, 10 Maret 2022 - 14:00 WIB
Ustadz Adi Hidayat (foto: istimewa)
Dai kondang Ustadz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan, Rasulullah SAW telah mengabarkan kondisi akhir zaman yang diwarnai berbagai macam peristiwa. Di antara tanda itu adalah persaingan infrastruktur, kekuasaan, dan perluasan wilayah.

Konflik Rusia-Ukraina bisa menjadi salah satu contoh negara-negara maju yang memperkaya infrastruktur mereka, tapi berujung pada perluasan wilayah dalam berbagai bidang, seperti ekonomi dan teknologi.

“China dengan program OBOR-nya (One Belt One Road -red), Rusia yang berambisi mempunyai kekaisaran yang luas, Amerika yang semakin mempertahankan wilayah dan lain sebagainya,” kata UAH melalui akun YouTube-nya, dikutip Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Benarkah Rusia Bangsa Rum dalam Nubuat Rasulullah SAW?

UAH lalu memberikan empat pandangan terkait konflik Rusia-Ukraina yang kini masih terus berlanjut. Berikut empat pandangan tersebut:

1. Umat Islam Harus Menjadi Penengah

Jika terjadi konflik antara dua pihak atau lebih dalam suasana bertikai, umat Islam sejatinya harus menjadi penengah. Umat Islam harus tampil memberi solusi dan tidak memprovokasi pihak yang bertikai untuk mengambil keuntungan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
konflik rusia-ukraina rusia ukraina ustadz adi hidayat ajaran islam
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya