MUI Jatim Keberatan dengan Mundurnya KH Miftachul Akhyar
Mahmuda attar hussein
Ahad, 13 Maret 2022 - 14:10 WIB
Kantor MUI Pusat. (Foto: Istimewa).
MUI Jawa Timur (Jatim) menyatakan keberatan dengan keputusan mundurnya KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat.
"MUI Jatim menyampaikan nota keberatan dan ketidaksetujuan atas pernyataan pengunduran diri tersebut," kata Sektretaris Umum MUI Jatim, Prof Muzakki, dalam keterangannya Ahad (13/3/2022).
Dalam Nota Keberatan itu, disampaikan sejumlah pertimbangan, di antaranya permohonan kepada Ketua Umum MUI agar tidak mundur dari jabatannya.
Baca Juga:KH Miftachul Akhyar Mundur dari Ketum, MUI Minta Pengertian PBNU
Kemudian aspirasi di lapangan menunjukkan keberatan atas pernyataan pengunduran diri KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI. Sebab ini demi kepentingan kemaslahatan yang lebih besar bagi agama, bangsa dan negara.
Selain itu pertimbangan lainnya yakni, MUI masih memerlukan sosok KH Miftachul Akhyar untuk jabatan Ketua Umum yang mumpuni yang mampu merekatkan dan memperkuat persatuan serta kesatuan umat dan bangsa.
"Demikian nota keberatan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terima kasih. Wassalamu’alaikum," ujarnya.
"MUI Jatim menyampaikan nota keberatan dan ketidaksetujuan atas pernyataan pengunduran diri tersebut," kata Sektretaris Umum MUI Jatim, Prof Muzakki, dalam keterangannya Ahad (13/3/2022).
Dalam Nota Keberatan itu, disampaikan sejumlah pertimbangan, di antaranya permohonan kepada Ketua Umum MUI agar tidak mundur dari jabatannya.
Baca Juga:KH Miftachul Akhyar Mundur dari Ketum, MUI Minta Pengertian PBNU
Kemudian aspirasi di lapangan menunjukkan keberatan atas pernyataan pengunduran diri KH Miftachul Akhyar sebagai Ketua Umum MUI. Sebab ini demi kepentingan kemaslahatan yang lebih besar bagi agama, bangsa dan negara.
Selain itu pertimbangan lainnya yakni, MUI masih memerlukan sosok KH Miftachul Akhyar untuk jabatan Ketua Umum yang mumpuni yang mampu merekatkan dan memperkuat persatuan serta kesatuan umat dan bangsa.
"Demikian nota keberatan ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami haturkan terima kasih. Wassalamu’alaikum," ujarnya.