ICMI: Pesantren Punya Peran Strategis Mengerek Ekonomi Berbasis Umat
Muhajirin
Jum'at, 18 Maret 2022 - 13:00 WIB
Logo Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (foto: istimewa)
Ketua Majelis Pemberdayaan Pesantren dan Masjid (MPPM) Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Guspardi Gaus, menilai pondok pesantren memiliki peran strategis mengerek ekonomi berbasis umat.
Maka itu, upaya membangun ekonomi keumatan berbasis ponpes harus terus dikembangkan, termasuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri sebagai daya dukung percepatan pembangunan bangsa.
Guspardi mengatakan, ICMI mendukung pesantren agar memiliki kemampuan ekonomi yang kuat, berdaya saing, dan kompetitif dalam melakukan perubahan di tengah masyarakat dan memajukan kesejahteraan umat.
Baca juga: DMI: Santri Harus Jadi Cendekiawan Muslim Masa Depan
“Ekonomi keumatan berbasis ponpes akan terus berproses. Oleh karenanya, perlu disusun sejumlah program yang sistematis, konstruktif, dan berkelanjutan,” kata Guspardi di Jakarta, Jumat (18/3/2022).
Membangun ekosistem ekonomi keumatan berbasis pondok pesantren perlu dimulai dari gerakan literasi ekonomi keumatan. Selain itu, juga harus membangun platform digital berbasis pesantren, membuat pilot percontohan di beberapa daerah, serta melakukan sinergitas dengan berbagai stakeholder. Maka itu, dia mendorong program inkubator pondok pesantren bisa menjadi prioritas program MPPM ICMI.
Program inkubator pondok pesantren itu akan diselenggarakan secara periodik. Per tiga bulan sekali ICMI akan menggelar Halaqah Kemandirian Pesantren yang diikuti 33 Pesantren dan perwakilan Provinsi se-Indonesia.
Maka itu, upaya membangun ekonomi keumatan berbasis ponpes harus terus dikembangkan, termasuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan santri sebagai daya dukung percepatan pembangunan bangsa.
Guspardi mengatakan, ICMI mendukung pesantren agar memiliki kemampuan ekonomi yang kuat, berdaya saing, dan kompetitif dalam melakukan perubahan di tengah masyarakat dan memajukan kesejahteraan umat.
Baca juga: DMI: Santri Harus Jadi Cendekiawan Muslim Masa Depan
“Ekonomi keumatan berbasis ponpes akan terus berproses. Oleh karenanya, perlu disusun sejumlah program yang sistematis, konstruktif, dan berkelanjutan,” kata Guspardi di Jakarta, Jumat (18/3/2022).
Membangun ekosistem ekonomi keumatan berbasis pondok pesantren perlu dimulai dari gerakan literasi ekonomi keumatan. Selain itu, juga harus membangun platform digital berbasis pesantren, membuat pilot percontohan di beberapa daerah, serta melakukan sinergitas dengan berbagai stakeholder. Maka itu, dia mendorong program inkubator pondok pesantren bisa menjadi prioritas program MPPM ICMI.
Program inkubator pondok pesantren itu akan diselenggarakan secara periodik. Per tiga bulan sekali ICMI akan menggelar Halaqah Kemandirian Pesantren yang diikuti 33 Pesantren dan perwakilan Provinsi se-Indonesia.