Haram Masuk Surga Jika Membiarkan Tetangga Kelaparan
Muhajirin
Selasa, 22 Maret 2022 - 12:55 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Pendakwah lulusan Al-Azhar Mesir asal Aceh, Ustadz Nazli Hasan, menjelaskan harmonisasi dalam kehidupan bertetangga. Seseorang tidak akan masuk surga jika tidur dalam keadaan kenyang, sementara tetangganya kelaparan.
“Termasuk dosa besar adalah seseorang tidur dalam keadaan kenyang, sementara tetangganya lapar. Tetangganya lapar dan dia membiarkan keadaan itu, tidak ada rasa peduli sedikit pun,” kata Ustadz Nazil saat menyampaikan tausiah Subuh melalui kanal Maulizul Akbar Nad, dikutip Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Kiat Sukses Abdurahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Sangat Kaya
Ustadz Nazil menjelaskan, tetangga yang miskin merupakan salah satu golongan yang sangat diperhatikan oleh Allah Ta’ala. Tetangga miskin bisa menjadi pintu surga, dan bisa menjadi pintu neraka.
Rasulullah SAW mengatakan dalam hadits riwayat Thabrani dalam derajat hasan, “Tidak termasuk orang yang beriman kepadaku, orang-orang yang tertidur karena kekenyangan, tapi di sampingnya ada tetangga yang tidak bisa tidur karena lapar. Dan dia tahu keadaan itu.”
Orang kaya yang tak peduli dengan tetangga yang miskin haram masuk surga. Saat tetangga yang miskin itu masuk surga, dia tidak bisa meraih tangan si kaya yang akan dilemparkan ke dalam neraka.
Menurut Ustadz Nazil, orang miskin shaleh pada hari kiamat bisa memberi pertolongan kepada tetangga kayanya yang memiliki kepedulian tinggi. Orang miskin shaleh itu akan memanggil semua orang yang pernah menolongnya di dunia.
“Termasuk dosa besar adalah seseorang tidur dalam keadaan kenyang, sementara tetangganya lapar. Tetangganya lapar dan dia membiarkan keadaan itu, tidak ada rasa peduli sedikit pun,” kata Ustadz Nazil saat menyampaikan tausiah Subuh melalui kanal Maulizul Akbar Nad, dikutip Selasa (22/3/2022).
Baca juga: Kiat Sukses Abdurahman bin Auf, Sahabat Nabi yang Sangat Kaya
Ustadz Nazil menjelaskan, tetangga yang miskin merupakan salah satu golongan yang sangat diperhatikan oleh Allah Ta’ala. Tetangga miskin bisa menjadi pintu surga, dan bisa menjadi pintu neraka.
Rasulullah SAW mengatakan dalam hadits riwayat Thabrani dalam derajat hasan, “Tidak termasuk orang yang beriman kepadaku, orang-orang yang tertidur karena kekenyangan, tapi di sampingnya ada tetangga yang tidak bisa tidur karena lapar. Dan dia tahu keadaan itu.”
Orang kaya yang tak peduli dengan tetangga yang miskin haram masuk surga. Saat tetangga yang miskin itu masuk surga, dia tidak bisa meraih tangan si kaya yang akan dilemparkan ke dalam neraka.
Menurut Ustadz Nazil, orang miskin shaleh pada hari kiamat bisa memberi pertolongan kepada tetangga kayanya yang memiliki kepedulian tinggi. Orang miskin shaleh itu akan memanggil semua orang yang pernah menolongnya di dunia.