Kemenkop Jadikan Gedung Sarinah Sebagai Pusat Produk Unggulan UMKM
Fajar adhitya
Kamis, 31 Maret 2022 - 09:49 WIB
Pusat perbelanjaan Sarinah tampil dengan desain yang unik dan mewah. (Foto: @indra.156/Instagram)
Gedung Sarinah Jakarta akan dimanfaatkan sebagai tempat promosi produk unggulan daerah yang diproduksi oleh usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM)
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan Sarinah dapat menjadi contoh nyata bagi pemerintah daerah untuk membangun rumah bagi UMKM. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan gedung tua milik pemerintah yang diubah menjadi tempat oleh-oleh yang nyaman dan memiliki kualitas produk berdasarkan kurasi terlebih dahulu.
“Produk UMKM itu bisa jadi berkelas karena rumahnya sendiri dan narasinya sendiri. Dulu saya agak ngotot ke pengelola mal agar 20 persen space diberikan untuk UMKM. Tapi ternyata itu bukan rumah mereka, enggak bisa bersaing (pelaku UMKM). Nah ini Sarinah jadi rumah UMKM yang nyaman,” ujar Teten, dikutip dari laman resmi Kemenkop UKM, Rabu (30/03/2022).
Menkop UKM menambahkan, ke depan UMKM harus punya narasi kuat untuk menjualnya dan punya tempat sendiri. Pemerintah akan mendorong pemda untuk bisa memanfaatkan gedung-gedung tua maupun baru untuk menjadi pusat oleh-oleh dan kerajinan khas daerah.
"Kita ini punya banyak gedung-gedung tua di banyak daerah. Jadi jangan lagi jualan di emperan, enggak bakal dihargai,” tuturnya.
Selain itu, Teten juga mendorong pemerintah daerah untuk memiliki agregator yang dapat menampung produknya, di mana nantinya dapat ditampilkan di Sarinah.
Baca juga:Dirut Sarinah: Pameran Adiwastra Nusantara Jadi Momentum Jenama Lokal
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan Sarinah dapat menjadi contoh nyata bagi pemerintah daerah untuk membangun rumah bagi UMKM. Hal ini bisa dilakukan dengan memanfaatkan gedung tua milik pemerintah yang diubah menjadi tempat oleh-oleh yang nyaman dan memiliki kualitas produk berdasarkan kurasi terlebih dahulu.
“Produk UMKM itu bisa jadi berkelas karena rumahnya sendiri dan narasinya sendiri. Dulu saya agak ngotot ke pengelola mal agar 20 persen space diberikan untuk UMKM. Tapi ternyata itu bukan rumah mereka, enggak bisa bersaing (pelaku UMKM). Nah ini Sarinah jadi rumah UMKM yang nyaman,” ujar Teten, dikutip dari laman resmi Kemenkop UKM, Rabu (30/03/2022).
Menkop UKM menambahkan, ke depan UMKM harus punya narasi kuat untuk menjualnya dan punya tempat sendiri. Pemerintah akan mendorong pemda untuk bisa memanfaatkan gedung-gedung tua maupun baru untuk menjadi pusat oleh-oleh dan kerajinan khas daerah.
"Kita ini punya banyak gedung-gedung tua di banyak daerah. Jadi jangan lagi jualan di emperan, enggak bakal dihargai,” tuturnya.
Selain itu, Teten juga mendorong pemerintah daerah untuk memiliki agregator yang dapat menampung produknya, di mana nantinya dapat ditampilkan di Sarinah.
Baca juga:Dirut Sarinah: Pameran Adiwastra Nusantara Jadi Momentum Jenama Lokal