Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Namun sangat disayangkan, UMKM banyak didominasi oleh unit usaha mikro yang berada di sektor informal dengan literasi usaha dan akses pembiayaan yang rendah.
Kementerian Koperasi dan UKM berupaya meningkatkan rasio kewirausahaan di Indonesia. Sebab angkanya masih rendah, bahkan tertinggal dari negara tetangga.
Teten menegaskan perlunya kolaborasi asosiasi dengan pemerintah untuk menjadikan Fashion Muslim Indonesia menjadi kiblat fesyen muslim dunia di tahun 2024.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki meminta e-commerce meniru BUMN Sarinah yang menampilkan 100 persen produk lokal dan berhasil menarik pengunjung.
Menurut hasil pemetaan Puslitbang Pendidikan Agama dan Keagamaan, pada tahun 2020 dan 2021 terdapat 90,48 persen dari 11.868 pesantren sudah memiliki unit usaha. Bahkan sebanyak 2,58 persen pesantren memiliki 3-5 jenis usaha.
Kemenkop UKM meluncurkan program Patenpreneur untuk mengejar target rasio kewirausahaan hingga 3,95 persen pada 2024, sementara 2020 lalu baru mencapai 2,47 persen.
Lumajang memiliki produksi pisang agung yang dapat diolah menjadi bahan baku tepung dan berpotensi menjadi substitusi berbasis terigu yang bahannya didapatkan dari impor.