LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) meluncurkan program Patenpreneur (Pahlawan Tumpuan Ekonomi Negeri) 2022. Tujuannya untuk mengejar target rasio kewirausahaan hingga 3,95 persen pada 2024.
Deputi Bidang
Kewirausahaan Kemenkop UKM, Siti Azizah menjelaskan, Patenpreneur 2022 merupakan merupakan program nationwide untuk memfasilitasi entrepreneur mendapatkan konsultasi bisnis dan pendampingan usaha.
"Tahap awal tahun ini kita harap dapat menjaring sekitar 3.700 pelaku usaha. Dengan rincian, 3.000 pelaku usaha masuk dalam program pendampingan usaha, dan 700 peserta masuk dalam konsultasi bisnis," kata Azizah dalam Konferensi Pers Kick-Off Open Call Program Patenpreneur 2022, Rabu (16/2/2022).
Baca Juga: Tiga Cara Memilih Asuransi Syariah untuk KeluargaMenurut dia, program tersebut bertujuan untuk memfasilitasi wirausaha, baik calon wirausaha, wirausaha pemula mau pun wirausaha mapan. Kelas tingkatan tersebut dilakukan karena setiap wirausaha memiliki level dan kebutuhan yang berbeda.
Tahun ini, lanjut Azizah, berbagai program pengembangan rasio kewirausahaan seperti pengembangan lembaga inkubator, inkubasi usaha, dan program lainnya diharapkan dapat meningkatkan rasio kewirausahaan hingga 3,75 persen dan mencapai 3,95 persen di tahun 2024.
Berdasarkan sensus ekonomi Badan Pusat Statistik (BPS), baseline 2019 jumlah rasio wirausaha mencapai 3,3 persen atau setara 8,2 juta. Artinya, dengan target 3,95 persen di 2024, maka diperlukan 1,5 juta penduduk dengan usaha tetap hingga 2024.
"Pertumbuhan 1,5 juta wirausaha baru, tentunya efektif dalam kurun waktu 3 tahun atau mulai dari 2022 hingga 2024. Sehingga rata-rata target per tahunnya sebanyak 500 ribu wirausaha baru," jelas Azizah.
Dia berharap Patenpreneur 2022 dapat melahirkan agent of change di antara generasi muda yang memiliki jiwa kewirausahaan tinggi, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.
(bal)