home lifestyle muslim

Ramadhan Bersih, Strategi Gaya Hidup Nol Sampah di Bulan Puasa

Kamis, 31 Maret 2022 - 18:05 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Penulis buku Menuju Rumah Minim Sampah dan Bye-bye Sekali Pakai, Dian K. Wardhani, mengatakan, Ramadhan menjadi salah satu momen penting untuk membiasakan bergaya hidup nol sampah atau minim sampah. Umat Islam harus menjadi pelopor dalam hal ini. Terlebih, Ramadhan kini diidentikkan dengan peningkatan volume sampah.

Sampah di Indonesia menjadi salah satu masalah yang belum terpecahkan. Di kota-kota besar, rata-rata satu orang bisa menggunakan 700 kantong plastik per tahun.

“Akibatnya, di Indonesia 9,85 miliar kantong kresek dibuang dalam 1 tahun menjadi sampah,” kata wanita yang akrab disapa Dini itu kepada LANGIT7.ID, Kamis (31/3/2022).

Baca juga: Sifat Materialisme seperti Air Laut, Semakin Diminum Semakin Haus

Selain itu, 500 juta sedotan plastik setiap hari dibuang setelah satu kali pakai menjadi sampah. Bahkan, Indonesia termasuk 5 besar negara penghasil sampah makanan. Jika, setiap satu orang menyisakan sebutir nasi, maka diperkirakan akan ada 4.980 Kg nasi terbuang setiap hari menjadi sampah.

Masalah ini bisa diatasi jika masyarakat menanamkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih, banyak dalil yang memerintahkan menjaga kebersihan. Dalam praktik sehari-hari, gaya hidup nol sampah bisa dimulai dengan beralih ke belanja kain.

“Belanja tanpa kresek bisa,” kata Dini.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
zero waste gaya hidup zero waste ajaran islam fatwa mui isu lingkungan hidup
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya