Ramadhan di Seluruh Dunia
Ramadhan di Norwegia: Durasi Puasa Lebih Lama dan Tantangan dalam Mendidik Anak
Muhajirin
Senin, 04 April 2022 - 11:00 WIB
Bergen, Norwegia (foto: langit7.id/istock)
Umat Islam di seluruh dunia sudah menjalankan ibadah puasa Ramadhan tahun ini. Di Indonesia, puasa merupakan momentum yang disambut dengan berbagai macam tradisi sebagai bentuk Kebahagiaan. Namun, berbeda jika berpuasa di Norwegia.
Norwegia salah satu negara dengan empat musim. Durasi berpuasa pada musim semi seperti sekarang ini bisa mencapai 16,5-18,5 jam. Selain itu, berpuasa di negara ini memiliki tantangan tersendiri. Umat Islam jadi minoritas di sana.
Kondisi itu membuat umat Islam di Norwegia tidak merasakan euforia Ramadhan seperti di negara-negara mayoritas muslim seperti Indonesia, Malaysia, Turki, Mesir, Sudan, dan lain sebagainya. Di Norwegia, menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang sudah menjadi kebahagiaan.
Baca juga: 7 Pesepakbola Muslim Terbaik di Dunia, Ada dari Jerman Hingga Senegal
Muhammad Rahmad Royan, Mahasiswa Ph.D Norwegian University of Life Sciences, merasakan hal tersebut. Meski bisa puasa dengan khusyuk dan nikmat bersama keluarga, namun ia tak merasakan euforia Ramadhan seperti di Indonesia.
“Jadi, seperti bukan bulan ramadhan rasa-rasanya. Tak seperti kita di Indonesia yang alhamdulillah merasakan spirit ramadhan di mana-mana,” kata Royan kepada LANGIT7.ID, Senin (4/4/2022).
Kendati begitu, ada momen penting yang patut disyukuri. Memang, spirit Ramadhan di sana tak seperti di Indonesia. Ya, namanya juga minoritas. Tetapi, umat Islam di Norwegia tetap bisa bebas berkumpul untuk berbuka bersama dan tarawih berjamaah.
Norwegia salah satu negara dengan empat musim. Durasi berpuasa pada musim semi seperti sekarang ini bisa mencapai 16,5-18,5 jam. Selain itu, berpuasa di negara ini memiliki tantangan tersendiri. Umat Islam jadi minoritas di sana.
Kondisi itu membuat umat Islam di Norwegia tidak merasakan euforia Ramadhan seperti di negara-negara mayoritas muslim seperti Indonesia, Malaysia, Turki, Mesir, Sudan, dan lain sebagainya. Di Norwegia, menjalankan ibadah dengan khusyuk dan tenang sudah menjadi kebahagiaan.
Baca juga: 7 Pesepakbola Muslim Terbaik di Dunia, Ada dari Jerman Hingga Senegal
Muhammad Rahmad Royan, Mahasiswa Ph.D Norwegian University of Life Sciences, merasakan hal tersebut. Meski bisa puasa dengan khusyuk dan nikmat bersama keluarga, namun ia tak merasakan euforia Ramadhan seperti di Indonesia.
“Jadi, seperti bukan bulan ramadhan rasa-rasanya. Tak seperti kita di Indonesia yang alhamdulillah merasakan spirit ramadhan di mana-mana,” kata Royan kepada LANGIT7.ID, Senin (4/4/2022).
Kendati begitu, ada momen penting yang patut disyukuri. Memang, spirit Ramadhan di sana tak seperti di Indonesia. Ya, namanya juga minoritas. Tetapi, umat Islam di Norwegia tetap bisa bebas berkumpul untuk berbuka bersama dan tarawih berjamaah.