Mengapa Ramadhan Identik dengan Kurma?
Muhajirin
Jum'at, 24 Maret 2023 - 08:00 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Buah kurma menjadi salah satu menu khas berbuka puasa. Selain sunnah Rasul, buah ini mengandung nutrisi melimpah seperti glukosa, serat, fruktosa, dan vitamin A. Kandungannya cocok dikonsumsi setelah menahan lapar dan dahaga seharian.
Allah Ta’ala juga menyebut kurma sebanyak 20 kali di 16 surah yang berbeda dalam Al-Qur’an. keberadaan kurma sangat berkaitan erat dengan ibadah, terutama ibadah zakat fitrah dan puasa Ramadhan.
Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk mengeluarkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma. Kurma menjadi acuan karena merupakan makanan pokok bangsa Arab. Di Indonesia, zakat fitrah bisa diganti dengan beras.
Baca juga: Resep Buka Puasa Ala Ustadz Zaidul Akbar, Sehat Menyegarkan
“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat pada bulan Ramadhan dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum.” (HR Bukhari).
Berbuka dengan kurma juga sunnah. “Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa butir kurma basah (ruthab) Sebelum melaksanakan shalat (maghrib). Jika ia tidak mendapatkannya, maka ia berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamr). Jika ia tidak mendapatkan kurma kering, ia berbuka dengan beberapa teguk air.” (HR Abud Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Dr. Danial Abidin, ahli Kesehatan dari Malaysia dalam buku Qur’an Saintifik, mengatakan, kandungan gizi kurma akan membantu pemulihan energi tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Kurma mengandung berbagai zat protein yang terdiri dari 23 asam amino.
Allah Ta’ala juga menyebut kurma sebanyak 20 kali di 16 surah yang berbeda dalam Al-Qur’an. keberadaan kurma sangat berkaitan erat dengan ibadah, terutama ibadah zakat fitrah dan puasa Ramadhan.
Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk mengeluarkan zakat fitrah dengan satu sha’ kurma. Kurma menjadi acuan karena merupakan makanan pokok bangsa Arab. Di Indonesia, zakat fitrah bisa diganti dengan beras.
Baca juga: Resep Buka Puasa Ala Ustadz Zaidul Akbar, Sehat Menyegarkan
“Rasulullah telah mewajibkan mengeluarkan zakat pada bulan Ramadhan dengan satu sha’ kurma atau satu sha’ gandum.” (HR Bukhari).
Berbuka dengan kurma juga sunnah. “Rasulullah SAW berbuka dengan beberapa butir kurma basah (ruthab) Sebelum melaksanakan shalat (maghrib). Jika ia tidak mendapatkannya, maka ia berbuka dengan beberapa butir kurma kering (tamr). Jika ia tidak mendapatkan kurma kering, ia berbuka dengan beberapa teguk air.” (HR Abud Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah).
Dr. Danial Abidin, ahli Kesehatan dari Malaysia dalam buku Qur’an Saintifik, mengatakan, kandungan gizi kurma akan membantu pemulihan energi tubuh setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Kurma mengandung berbagai zat protein yang terdiri dari 23 asam amino.