BPOM Setop Peredaran Cokelat Kinder di Indonesia
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 12 April 2022 - 03:05 WIB
Ilustrasi cokelat Kinder. (Foto: Metro.co.uk)
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI memutuskan untuk menarik peredaran cokelat kinder yang ada di Indonesia. Hal itu sehubungan dengan diterbitkannya peringatan publik (Food Alert) oleh Food Standard Agency/FSA Inggris terkait penarikan produk cokelat merek Kinder Surpirse pada 2 April 2022.
Dalam keterangan resmi BPOM, Senin (11/4/2022), BPOM dalam hal ini menyampaikan bahwa produk cokelat Kinder Surprise diduga terkontaminasi bakteri Salmonella (non-thypoid) dengan gejala ringan yang ditimbulkan adalah diare, demam, dan kram perut. Korban yang terdampak sebanyak 63 orang anak-anak, namun tidak sampai menyebabkan kematian.
Baca Juga:Diklaim Mengandung Salmonella, Cokelat Kinder Ditarik dari Peredaran
"Produk yang ditarik adalah produk cokelat merek Kinder Surprise dalam kemasan tunggal 20 gram. Selain itu adapula kemasan isi 3 @20 gram dengan batas tanggal kedaluwarsa masing-masing produk sampai dengan tanggal 7 Oktober 2022," bunyi pernyataan BPOM.
Untuk kehati-hatian, lanjut BPOM, penarikan produk diperluas dengan menambahkan beberapa varian, yaitu produk merek Kinder Surprise kemasan 100 gram, Kinder Mini Eggs kemasan 75 gram, Kinder Egg Hunt Kit kemasan 150 gram dan Kinder Schokobons kemasan 200 gram dengan tanggal kedaluwarsa 20 April 2022-21 Agustus 2022. Semua produk cokelat Kinder ini diproduksi oleh Ferrero N.V/S.A di Belgia.
BPOM menyatakan bahwa keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik tersebut di atas tidak terdaftar di Badan POM. "Produk merek Kinder yang terdaftar di Badan POM berasal dari India dengan nama varian produk antara lain Kinder Joy, Kinder Joy for Boysdan Kinder Joy for Girls. Produk tersebut diproduksi oleh Ferrero India PVT, LTD," lanjut pernyataan BPOM.
Baca Juga:Sebabkan Demam Thypoid, Ini Bahaya Salmonella dan Cara Atasinya
Dalam keterangan resmi BPOM, Senin (11/4/2022), BPOM dalam hal ini menyampaikan bahwa produk cokelat Kinder Surprise diduga terkontaminasi bakteri Salmonella (non-thypoid) dengan gejala ringan yang ditimbulkan adalah diare, demam, dan kram perut. Korban yang terdampak sebanyak 63 orang anak-anak, namun tidak sampai menyebabkan kematian.
Baca Juga:Diklaim Mengandung Salmonella, Cokelat Kinder Ditarik dari Peredaran
"Produk yang ditarik adalah produk cokelat merek Kinder Surprise dalam kemasan tunggal 20 gram. Selain itu adapula kemasan isi 3 @20 gram dengan batas tanggal kedaluwarsa masing-masing produk sampai dengan tanggal 7 Oktober 2022," bunyi pernyataan BPOM.
Untuk kehati-hatian, lanjut BPOM, penarikan produk diperluas dengan menambahkan beberapa varian, yaitu produk merek Kinder Surprise kemasan 100 gram, Kinder Mini Eggs kemasan 75 gram, Kinder Egg Hunt Kit kemasan 150 gram dan Kinder Schokobons kemasan 200 gram dengan tanggal kedaluwarsa 20 April 2022-21 Agustus 2022. Semua produk cokelat Kinder ini diproduksi oleh Ferrero N.V/S.A di Belgia.
BPOM menyatakan bahwa keseluruhan produk cokelat merek Kinder yang ditarik tersebut di atas tidak terdaftar di Badan POM. "Produk merek Kinder yang terdaftar di Badan POM berasal dari India dengan nama varian produk antara lain Kinder Joy, Kinder Joy for Boysdan Kinder Joy for Girls. Produk tersebut diproduksi oleh Ferrero India PVT, LTD," lanjut pernyataan BPOM.
Baca Juga:Sebabkan Demam Thypoid, Ini Bahaya Salmonella dan Cara Atasinya