LANGIT7.ID, Jakarta - Perusahaan makanan asal Italia, Ferrero, memutuskan menarik cokelat
Kinder dari sejumlah negara seperti Belgia, Inggris, Perancis, Jerman, Belanda dan Swedia. Adapun penarikan cokelat Kinder diduga terkontaminasi
Salmonella, di mana lebih dari tiga perempatnya menyerang anak-anak berusia lima tahun atau lebih muda.
Melansir dari
Sky News, Senin (11/4/2022) Ferrero menarik telur cokelat susu
Kinder Surprise 20 gram berbentuk kapsul plastik kecil berhadiah mainan di dalamnya. Bentuk lainnya yaitu versi 100 gram juga ditarik dengan tanggal kedaluwarsa 11 Juli 2022 dan 7 Oktober 2022.
Baca Juga: Sebabkan Demam Thypoid, Ini Bahaya Salmonella dan Cara AtasinyaNamun, Ferrero mengungkapkan tidak ditemukan cokelat Kinder yang terbukti mengandung
Salmonella. Penarikan ini hanya sebagai langkah pencegahan.
"Meskipun tidak ada produk Kinder kami yang dirilis ke pasar yang terbukti positif Salmonella, kami tidak menerima keluhan konsumen. Kami menganggap ini sangat serius karena layanan konsumen adalah prioritas utama kami," ungkap pernyataan Ferrero.
Baru-baru ini, Badan Makanan Singapura atau
Singapore Food Agency (SFA) juga menarik tiga produk cokelat Kinder terkait kontaminasi
Salmonella. Badan Standar Makanan Agency atau the
Food Standards Agency (FSA) di Inggris mengklaim cokelat Kinder memiliki hubungan potensial dengan puluhan kasus wabah
Salmonella.
"Mereka adalah
Kinder Mini Eggs,
Kinder Egg Hunt Kit dan
Kinder Surprise Maxi dari Belgia," ujar FSA, mengutip dari Channel News Asia.
Baca Juga: Seluk Beluk Salmonella, Penyebab Infeksi hingga Cara PencegahanLantas apa itu Salmonella?Salmonella atau Salmonellosis berasal dari famili Enterobacteriaceae. Bakteri ini memiliki dua spesies, yaitu Salmonella bongori dan Salmonella enterica.
Salmonellosis terjadi karena bakteri Salmonella yang terdapat pada makan makanan dan minuman yang tercemar masuk kedalam saluran cerna. Hal itu menginfeksi usus sehingga menyebabkan berbagai gejala penyakit pencernaan.
Salmonella mengandung bakteri gram negatif yang bisa menyebabkan diare, demam, dan kram perut. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memperkirakan bakteri ini menyebabkan 1,35 juta kasus infeksi setiap tahunnya di
Amerika Serikat. Usia yang rentan terinfeksi bakteri Salmonella antara lain bayi, anak-anak berusia kurang dari 5 tahun hingga usia lebih dari 65 tahun.
Baca Juga:
Teknologi Terbaru dari Alodokter, Mampu Deteksi 6 Kondisi Batuk
Tak Perlu Risau, Ini Aturan Minum Obat Tanpa Batalkan Puasa(asf)