LANGIT7.ID - , Jakarta - Penarikan produk cokelat Kinder Suprise karena dugaan adanya bakteri salmonella didalamnya, makin meluas. Kini, Singapura menjadi salah satu negara yang juga menarik produk ini dari pasaran.
Lantas, apa itu salmonella yang diduga ada dalam produk cokelat berbentuk telur tersebut?
Melansir dari World Health Organization, Senin (11/4/2022), salmonella merupakan jenis bakteri yang ada di mana-mana dan kuat. Bakteri ini diketahui dapat bertahan beberapa minggu di lingkungan yang kering dan beberapa bulan di air.
Mayo Clinic menjelaskan bakteri Salmonella biasanya hidup di usus hewan dan manusia dan dikeluarkan melalui feses. Umumnya manusia yang paling sering terinfeksi salmonela melalui air atau makanan yang terkontaminasi.
Baca juga: Hati-hati Bakteri dan Tungau, Perhatikan Waktu Mengganti SepraiMeski begitu, orang dengan infeksi salmonella tidak memiliki gejala. Lainnya mengalami diare, demam dan kram perut dalam waktu delapan sampai 72 jam. Kebanyakan orang sehat sembuh dalam beberapa hari tanpa pengobatan khusus.
Dalam beberapa kasus, diare yang terkait dengan infeksi salmonella dapat menyebabkan dehidrasi sehingga memerlukan perhatian medis segera. Komplikasi yang mengancam jiwa juga dapat berkembang jika infeksi menyebar ke luar usus Anda.
Risiko Anda terkena infeksi salmonella lebih tinggi jika Anda bepergian ke negara-negara dengan sanitasi yang buruk.
Penyebab infeksi salmonellaSeperti dijelaskan di atas, bakteri salmonella hidup di usus manusia, hewan, dan burung. Umumnya mereka yang terinfeksi bakteri ini karena memakan makanan yang terkontaminasi feses, seperti daging mentah, unggas, dan makanan laut.
Selain daging, telur mentah juga bisa jadi sumber salmonella. Biasanya telur seperti ini ditemui dari beberapa ayam yang terinfeksi sebelum cangkang telur terbentuk. Karena itu, sebaiknya hati-hati dalam mengonsumsi mayones dan saus hollandaise buatan sendiri.
Buah-buahan dan sayur-sayuran, terutama varietas impor, mungkin terhidrasi di lapangan atau dicuci selama pemrosesan dengan air yang terkontaminasi salmonella.
Kontaminasi juga dapat terjadi di dapur, ketika jus dari daging mentah dan unggas bersentuhan dengan makanan mentah, seperti salad.
Baca juga: Sukses Usaha Pisang Cokelat, Bisa Belikan Tanah untuk Orang TuaFood and Drug Administration juga menunjukkan bahwa beberapa wabah salmonella telah ditelusuri ke kontaminasi dalam rempah-rempah. Badan tersebut sedang mencari cara untuk meningkatkan keamanan rempah-rempah.
Banyak makanan menjadi terkontaminasi ketika disiapkan oleh orang-orang yang tidak mencuci tangan dengan bersih setelah menggunakan toilet atau mengganti popok.
Infeksi juga dapat terjadi jika Anda menyentuh sesuatu yang terkontaminasi, termasuk hewan peliharaan, terutama burung dan reptil, kemudian memasukkan jari ke dalam mulut.
Tindakan pencegahan Ada sejumlah aturan untuk tindakan pencegahan penyebaran bakteri salmonella. Departemen Pertanian Amerika Serikat membuat program Rencana Aksi Salmonella, untuk mengurangi jumlah infeksi salmonella di negeri Paman Sam tersebut.
Metode pencegahan yang bisa dapat Anda lakukan untuk menghindari penyebaran bakteri adalah memberikan perawatan untuk bayi atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.
Selain itu, pastikan juga untuk memasak makanan secara menyeluruh dan mendinginkan atau membekukan makanan sesegera mungkin.
Kemudian, mencuci tangan dengan saksama dapat membantu mencegah perpindahan bakteri salmonella ke mulut atau makanan apa pun yang Anda siapkan. Cuci tangan setelah menggunakan toilet, mengganti popok, memegang daging mentah atau unggas, membersihkan kotoran hewan peliharaan dan menyentul reptil.
Selain cuci tangan, Anda juga harus memisahkan bahan-bahan makanan yang potensial bakteri salmonella. Hal ini dilakukan untuk mencegah kontaminasi silang.
Baca juga: Cuci Tangan Pakai Sabun Turunkan Angka Kasus Diare dan ISPASebaiknya, simpah daging mentah, unggas, dan sea food dari makanan lain di lemari es. Jika memungkinkan siapkan dua talenan di dapur. Satu untuk daging mentah dan lainnya untuk buah dan sayuran.
Jangan pernah meletakkan makanan yang sudah matang di atas piring yang belum dicuci yang sebelumnya berisi daging mentah.
Hindari makan telur mentah seperti es kirim buatan sendiri dan adonan kue. Jika Anda harus mengonsumsi telur mentah, pastikan telur tersebut telah dipasteurisasi.
(est)